Alami Luka Parah, Korban Rampok-Bakar di Karawang Dirujuk ke RSHS Bandung

Luthfiawan Awaluddin - detikNews
Sabtu, 18 Jan 2020 10:19 WIB
Foto: Korban perampokan dan pembakaran di Karawang (istimewa)
Karawang - Luki Ludiana (26) dianiaya dengan sadis. Selain digasak harta bendanya, pemuda itupun dibakar. Hingga saat ini kondisinya belum membaik.

Penyidik belum bisa memeriksa Luki. Luka bakarnya yang parah membuat ia harus dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. "Begitu korban sembuh dan layak diperiksa, kita akan minta keterangan dari korban," kata Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro Kurniawan,Sabtu (18/1/2020)

Luka bakar di tubuh Luki memang terlihat parah. Dalam sebuah video, kulit Luki terlihat melepuh. Keadaan paling naas berada di bagian
wajahnya. Selain babak belur di sana sini, sejumlah luka di wajahnya nampak mengeluarkan darah.


Melalui foto dari petugas terlihat kondisi Luki sedang dirawat di rumah sakit. Dalam keadaan berbaring, Luki nampak dibebat perban
berwarna putih. Perban itu nampak menutupi seluruh kepala, dada dan dua tangannya. "Luka bakarnya cukup parah berkisar 40 hingga 50
persen," kata Bimantoro.

Hal itu tak lepas dari pengeroyokan yang dilakukan Rasul Raghid (25) dan Hamdani alias Dani (24). Keduanya berkomplot bersama Naela Astuti
(26). Ketiganya merampok dan menganiaya Luki di Hotel Omega sepuluh hari lalu, Rabu (8/1/2020).


Usai menganiaya Luki, para pelaku tak langsung kabur. Dengan santai, mereka merekam keadaan Luki yang tengah kesakitan menggunakan ponsel. Dalam video yang diambil secara close up itu, terdengar suara laki-laki mengancam Luki yang sedang kesakitan. Luki yang babak belur dan penuh luka bakar nampak tak banyak bicara.

Setelah mendapatkan nomor ATM rekening Luki, ketiganya bergegas pergi dari hotel. Menggunakan dua motor, mereka pergi dari hotel tersebut.
Sedangkan Luki yang kepayahan ditemukan oleh dua petugas hotel. Adapun para pelaku mengambil uang tunai Rp 700 ribu dari dompet Luki, ponsel
dan menarik seluruh uang di rekening tabungan Luki yang jumlahnya Rp 1.800.000. (mso/mso)