Iwa Karniwa Buat Banner Pilgub Jabar Pakai Duit Suap Meikarta

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 13 Jan 2020 15:26 WIB
Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung - Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat didakwa menerima duit Rp 900 juta dari PT Lippo Cikarang berkaitan dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Bekasi guna kepentingan proyek Meikarta. Uang diduga digunakan Iwa untuk membuat banner pencalonan gubernur Jabar.

Proses pengajuan raperda RDTR itu berbarengan dengan momen Pilgub Jabar. Saat itu, Iwa sendiri memang mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur Jabar melalui PDIP.

Di saat bersamaan, Pemkab Bekasi tengah mengurus proses RDTR untuk kepentingan Meikarta. Pemkab Bekasi melalui Kabid Penataan Ruang Dinas PUPR Neneng dan Sekretaris Dinas PUPR Bekasi menemui Iwa dengan difasilitasi anggota DPRD Bekasi Soleman dan anggota DPRD Jabar Waras Wasisto.

Pemberian kepada Iwa tersebut dilakukan secara tiga tahap. Mereka awalnya bertemu terlebih dahulu di sebuah rest area di Kilometer 72 Cipularang. Saat itu, mereka menyampaikan permintaan bantuan penyelesaian dalam hal persetujuan substansi Pemprov Jabar atas raperda RDTR.

"Setelah pertemuan itu, terdakwa meminta kepada Waras Wasisto (anggota DPRD Jabar) menyampaikan kepada Henri Lincoln dan Neneng Rahmi Nurlaili agar menyediakan uang Rp 1 miliar guna persiapan terdakwa maju sebagai bakal calon Gubernur Jawa Barat," ucap jaksa KPK saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (13/1/2020).

Persiapan yang dimaksud, kata jaksa, berupa operasional Iwa saat mencalonkan sebagai bakal calon gubernur hingga pembelian banner atau spanduk.

Permintaan Iwa itu lantas dilanjutkan Waras kepada Henri dan Neneng Rahmi. Kepada mereka, Waras menyebut permintaan Rp 1 miliar masih murah ketimbang biasanya yang mencapai Rp 3 miliar.

Permintaan Iwa melalui Waras diamini oleh Neneng Rahmi dan Henri Lincoln. Uang Rp 100 juta tahap pertama kemudian diberikan kepada Iwa melalui Soleman dan Waras. Setelah uang diterima oleh Waras, uang tersebut kemudian diberikan kepada Iwa di rumahmya.

"Waras kemudian menyampaikan bahwa ada titipan dari Henri Lincoln dan Neneng Rahmi Nurlaili melalui Soleman. Atas penyampaian itu, terdakwa kemudian menyampaikan 'Iya mas itu sumbangan banner, langsung eksekusi saja tapi ratain ya mas di lima kabupaten'. Mendengar penyampaian tersebut, Waras Wasisto kemudian memerintahkan Jamed Yehezkiel membuat banner," kata jaksa.

Banner kemudian dibuat dan dipasang di lima kabupaten kota di Jabar yaitu di Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta. Kelima wilayah itu dipilih karena elektabilitas Iwa masih rendah. Banner tersebut berisi wajah Iwa Karniwa dengan tulisan 'Berdoa dengan Hati Ikhlas untuk Jawa Barat Lebih Baik'. (dir/ern)