Bahan Tembakau Gorilla Diselundupkan ke Bandung Lewat Kantor Pos

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 16 Des 2019 22:04 WIB
Bea Cukai Jabar mengungkap kasus narkotik. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kanwil Jawa Barat menggagalkan peredaran bahan narkotik tembakau gorilla. Narkotik itu dikirimkan dari luar negeri melalui kantor pos.

Bahan narkotik yang diselundupkan itu ialah 5F-MDMB-PICA dan MDMB-4en-PINACA. Bahan berbentuk serbuk warna orange dan putih itu digunakan untuk bahan baku tembakau gorilla.

Adapun barang bukti bahan tembakau gorilla yang diamankan memiliki berat total kurang lebih 1.064 gram. Selain bahan tembakau gorilla, petugas bea cukai juga menemukan 509 gram sabu-sabu.


Kepala Bea dan Cukai Kanwil Jabar Saipullah Nasution mengatakan penyelundupan ini dilakukan dengan empat kali pengiriman sepanjang November 2019. Pengiriman dilakukan dari sejumlah negara dengan penerima yang berbeda.

"Total dari hasil penggagalan ini ada 1.064 gram bahan baku untuk tembakau gorilla dan 509 gram sabu. Barang bukti dikirimkan terpisah dalam lima paket kiriman pos di kantor Pos MPC Bandung," ucap Saipullah di kantor Bea dan Cukai Bandung, Jalan Rumah Sakit, Kota Bandung, Senin (16/12/2019).

Penindakan pertama dilakukan petugas bea dan cukai pada 1 dan 2 November 2019. Saat itu, ada kiriman dua buah paket berisi bahan baku tembakau gorilla dari China dengan penerima berinisial D yang beralamat di Bandung. Saat diperiksa, paket pertama berisi 507 gram dan paket kedua berisi 498 gram.
Selanjutnya
Halaman
1 2