Roud-Up

Detik-detik Penghancuran Rumah Warga untuk Proyek Rumah Deret Tamansari

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 08:52 WIB
Suasana saling dorong saat dilaukan proses penertiban. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Suasana saling dorong saat dilaukan proses penertiban. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung -

Pemerintah Kota Bandung akhirnya membongkar bangunan di lahan calon Rumah Deret (Rudet) Tamansari tepatnya di RW 11, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. Proses pembongkaran alot hingga berujung ricuh.

Kawasan ini merupakan salah satu titik proses pembangunan rumah deret. Pembangunan rumah deret yang direncakana sejak lama itu sempat tertunda sebab masih ada sebagian kecil warga yang bertahan menolak.

Hingga akhirnya pada Kamis (12/12/2019) siang, Pemkot Bandung membongkar bangunan yang masih tersisa di kawasan itu. Personel Satpol PP yang bertugas menjalankan eksekusi mendapat hadangan dari warga yang mengaku mendampingi sejumlah pemuda.

Upaya Pemkot Bandung Bangun Rumah Deret Tamansari Diwarnai KericuhanFoto: Dony Indra Ramadhan


Penghadangan ini terjadi sejak awal, pertengahan hingga menuju akhir proses penggusuran. Namun meski terjadi penghadangan, proses penggusuran tak bisa dihindarkan.

Aksi kericuhan sendiri sempat terjadi sejak awal kedatangan Satpol PP ke kawasan itu. Petugas mendapat hadangan hingga saling dorong untuk merangsek masuk ke kawasan permukiman.

Kericuhan kembali terjadi siang harinya kala alat berat mulai bekerja. Sejumlah pemuda awalnya menduduki alat berat ssbagai bentuk penolakan penggusuran. Petugas Satpol PP lantas memukul mundur pemuda itu.

"Tolong yang tidak berkepentingan jangan di sini (dekat alat berat)," kata petugas Satpol PP itu.


Massa menolak untuk meninggalkan titik tempat terparkirnya satu unit alat berat itu. Mereka bersikeras untuk tetap bertahan.

"Hari ini hanya pengosongan saja, hanya pengosongan," teriak warga.

Namun petugas Satpol PP terus melakukan proses penertiban. Bahkan petugas memukul mundur massa yang jumlahnya tak sebanyak petugas.

"Mundur-mundur, dorong mundur," ucap petugas Satpol PP memberi komando.

Aksi dorong-dorongan pun terjadi saat dipukul mundur. Bahkan petugas ada yang terkena lemparan batu.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4