detikNews
Selasa 13 Agustus 2019, 15:21 WIB

Setelah Puluhan Tahun, Akhirnya Sebagian Lapak PKL Cicadas Dibongkar

Mochamad Solehudin - detikNews
Setelah Puluhan Tahun, Akhirnya Sebagian Lapak PKL Cicadas Dibongkar Petugas melakukan pembersihan sisa pembongkaran PKL. (Mochamad Solehudin)
Bandung - Pemerintah Kota Bandung akhirnya membongkar lapak PKL di Cicadas untuk ditata ulang. Penataan akan dilakukan mulai 15 Agustus mendatang.

Untuk memulai penataan, sejak Senin (12/8/2019) malam, puluhan PKL Cicadas dengan sukarela membongkar lapak-lapak dagangannya. Pembongkaran dilakukan dari ujung sebelah timur di dekat belokan Cikutra.

Plh Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyatakan penataan akan dimulai secara bertahap. Untuk tahap awal pihaknya baru bisa menyiapkan 15 tenda untuk menampung sekitar 25 pedagang.

"Karena produksi dari pihak yang beri bantuan terbatas. Jadi lusa itu mungkin 10 tenda untuk 20 pedagang dan 5 tenda yang single. Jadi kurang-lebih 25 pedagang dulu (ditata)," katanya saat ditemui di Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Selasa (13/8/2019).

Upaya penataan PKL Cicadas sebenarnya telah lama disiapkan. Saat Ridwan Kamil menjabat Wali Kota Bandung, rencana penataan telah mengemuka. Bahkan sempat muncul wacana ratusan pedagang di kawasan tersebut akan direlokasi ke eks Matahari.

Namun sampai masa jabatannya berakhir, Ridwan Kamil bersama pasangannya, Oded M Danial, yang kini menjabat Wali Kota Bandung, gagal merealisasi rencana penataan tersebut.



Rencana penataan PKL Cicadas kembali muncul pada masa kepemimpinan Wali Kota Bandung Oded M Danial dan wakilnya, Yana Mulyana. Beberapa pertemuan dilakukan antara Pemkot Bandung dan para PKL.

Hingga akhirnya pada Desember 2018 kedua pihak sepakat untuk menata kawasan Cicadas agar lebih indah. Rencana penataan yang dilakukan dengan membenahi tenda para pedagang supaya lebih indah.

Setelah lebih dari 6 bulan, akhirnya penataan PKL Cicadas siap dilakukan.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di sekitar kawasan Cicadas, terlihat sejumlah petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dibantu petugas lainnya sedang melakukan pembersihan. Pembenahan seperti trotoar dan lainnya dilakukan agar kenyamanan para pedagang dan pejalan kaki semakin baik.

Ketua Paguyuban PKL Cicadas Suherman menyatakan sangat menyambut baik rencana penataan yang dilakukan. Dia telah bersepakat bersama pedagang lainnya untuk ikut mendukung penataan tersebut.

"Ini kesepakatan bersama dibahas dengan Dinas UMKM, dengan Pak Wakil," katanya saat ditemui di sekitar kawasan Cicadas.



Dia juga memuji langkah yang diambil Pemkot Bandung. Meski kawasan Cicadas termasuk dalam zona merah PKL, Pemkot tidak langsung melakukan penertiban dan tetap berupaya mencari cara terbaik agar PKL Cicadas bisa tetap berjualan.

"Alhamdulillah pendekatan sangat bagus, tidak serta-merta langsung menerapkan perda. Ini cukup berani, ini zona merah, tapi Yana mengambil ini (penataan)," ucapnya.

Dia menambahkan rencana relokasi tetap menjadi langkah akhir agar kawasan Cicadas semakin baik. Namun, karena belum ada lokasi yang tepat, penataan seperti ini merupakan langkah terbaik.

"Semangat relokasi. Tapi sebelum ada yang bisa menampung kami, sudah bicarakan cuman Pemkot perlu anggaran, perlu cari lokasi yang dekat dari sini," ujarnya.





Tonton video Penertiban PKL di Polewali Mandar Diwarnai Protes:

[Gambas:Video 20detik]


(mso/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com