450 TNI-Polri Jaga Ketat Rapat Pleno KPU Kabupaten Bandung

Wisma Putra - detikNews
Senin, 29 Apr 2019 12:58 WIB
TNI-Polri jaga ketat lokasi rapat pleno KPU di Kabupaten Bandung. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Bandung - Ratusan personel TNI-Polri disiagakan dalam melakukan pengamanan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Bandung yang digelar di Hotel Sutan Raja Soreang, Kabupaten Bandung.

"Hari ini kami kerahkan 450 personil, gabungan TNI-Polri, dari pemerintah daerah Satpol PP, Dishub, Diskar dan Dinas Kesehatan," kata Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan di lokasi, Senin (29/4/2019).


Indra mengatakan pengamanan yang dilakukan oleh TNI-Polri dilakukan dengan pola ada tiga ring mulai luar hingga dalam gedung.

"Pengamanan kami bagi tiga ring. Ring 1 dalam gedung, Ring 2 di sekitar lapangan parkir dan Ring 3 di jalur atau depan hotel," ucapnya.

Pihaknya juga menyiapkan personel tambahan dari Brimob Polda Jabar untuk melakukan pengamanan. "Seandainya terjadi situasi konsinyasi, kami siapkan tim escape anarkis Brimob untuk mengevakuasi komisioner KPU atau Bawaslu," tuturnya.


Pihaknya mengimbau kepada para saksi dan tim sukses untuk menahan diri menunggu hasil rekapitulasi.

"Karena yang sah adalah keputusan dari sidang pleno ini, sabar menunggu. Seandainya ada keberatan jalurnya sudah ada, bisa ke Bawaslu, bisa ke DKPP dan Mahkamah Konstitusi," ujarnya.
450 TNI-Polri Jaga Ketat Rapat Pleno KPU Kabupaten BandungFoto: Wisma Putra
Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya mengatakan 16 kecamatan hari ini sudah siap melakukan rapat pleno. Sementara sisanya 15 kecamatan akan dilaksanakan besok.

Pelaksanaan rapat pleno terbuka ini dibatasi setiap harinya hingga Pukul 24.00 WIB.

"Tiga hari dilaksanakan, bila memungkinkan dua hari pembacaan selesai. Karena Hari Rabu kita upayakan proses administrasi, tanda tangan dan penyerahan dokumen," ujar Agus. (tro/tro)