DetikNews
Kamis 14 Maret 2019, 21:41 WIB

Aktivis Garut Tolak Perubahan Status Kamojang dan Papandayan

Hakim Ghani - detikNews
Aktivis Garut Tolak Perubahan Status Kamojang dan Papandayan Puluhan orang tergabung dalam Aliansi Save Garut ini menyuarakan aspirasinya di kawasan Bundaran Simpang Lima Garut. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut - Aktivis lingkungan di Kabupaten Garut menolak kebijakan pemerintah yang mengubah status Cagar Alam (CA) Kamojang dan Gunung Papandayan menjadi Taman Wisata Alam (TWA). Penolakan itu digulirkan lewat aksi unjuk rasa yang digelar massa yang tergabung Aliansi Save Garut.


Puluhan orang tergabung dalam Aliansi Save Garut ini menyuarakan aspirasinya di kawasan Bundaran Simpang Lima, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (14/3/2019). Dalam aksi, mereka melakukan aksi teatrikal. Mereka juga membawa spanduk, di antaranya bertulis #SaveCagarAlam.

"Kami menolak penurunan status cagar alam menjadi taman wisata alam," ujar Koordinator lapangan Rianna Ramadan di sela-sela aksi.

Status cagar alam dinilai merupakan kebijakan yang tepat untuk menjaga alam di Kamojang dan Gunung Papandayan. Massa menyayangkan pemerintah yang mengeluarkan kebijakan perubahan status kedua tempat tersebut menjadi TWA lewat keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

"Seharusnya pemerintah mengetahui kalau gunung dengan status CA tidak boleh diubah statusnya," katanya.


Aksi ini sekaligus memberi tahu masyarakat, khususnya di Kabupaten Garut, yang disebut belum semuanya mengetahui perubahan status Kamojang dan Papandayan. "Cagar alam memiliki kekhasan tumbuhan, satwa hingga ekosistem yang perlu dilindungi," ucap Rianna.

Massa berharap Pemkab Garut menolak kebijakan tersebut. Mereka mengajak masyarakat lain untuk menolak perubahan status itu.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed