DetikNews
Rabu 13 Maret 2019, 17:48 WIB

Ketua Ormas GARIS Akui Pinjamkan Mobil untuk Prabowo, Tepis Isu Terkait ISIS

Syahdan Alamsyah - detikNews
Ketua Ormas GARIS Akui Pinjamkan Mobil untuk Prabowo, Tepis Isu Terkait ISIS Capres Prabowo saat di Cianjur. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Cianjur - Sepenggal cerita tersisa saat kedatangan Capres Prabowo Subianto ke Cianjur pada Selasa (12/3/2019). Ketua Umum Partai Gerindra itu menaiki helikopter Bell 430 yang membawanya dari Hambalang, Bogor, dan mendarat di Lapang Prawatasari, Joglo, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.


Perjalanan berangkat dan pulang dari Gedung Assakinah, Prabowo menggunakan Toyota Vellfire berwarna hitam dengan nomor polisi B 264 RIS. Belakangan diketahui kendaraan itu dipinjamkan Chep Hernawan, ketua Gerakan Reformis Islam (GARIS) dan mengaku eks Presiden ISIS Indonesia.

"Iya itu mobil saya, karena sudah di-setingnya begitu. Jadi saat Pak Prabowo landing, mobil saya sudah standby. Dari lapangan itu ke gedung Assakinah, diiringi oleh massa begitu. Ada jutaan lah massanya, kayak acara 212 lah gitu," ucap Chep melalui sambungan telepon, Rabu (13/2/2019).

Prabowo Naik Mobil Eks 'Presiden' ISIS Indonesia di CianjurCapres Prabowo saat di Cianjur. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Saat itu, Chep mengaku tidak satu mobil dengan Prabowo. Dia hanya mengiringi dari belakang dengan mobil pribadinya yang lain saat Prabowo berdiri dan membuka sunroof.

"Pak Prabowo berdiri naik ke sunroof, sementara di mobil Lexus saya juga ada sunroof. Jadi saya juga sama-sama berdiri mengiringi beliau," kata Chep.


Di media sosial ada sejumlah netizen yang menyoroti Chep yang pernah membuat pengakuan kontroversial sebagai 'Presiden' ISIS Indonesia dan mengaku cukup mengenal beberapa petinggi ISIS. Terkait itu Chep sendiri mengaku sudah membuang-jauh soal statusnya itu.

Saat ini Chep menyatakan dirinya lebih dikenal oleh warga Cianjur sebagai pengusaha yang gemar melakoni kegiatan sosial di wilayah Cianjur. "Kemarin saya datang ke kampung yang kesulitan air. Ada 15, baru 7 yang saya buatkan sumur bor lengkap dengan pompa dan peralatan lainnya," tutur Chep.

Soal pengakuannya yang kontroversial Chep menganggap hal itu sudah berakhir. "Ada bocoran anak-anak yang mengaku diberangkatkan (terkait ISIS) oleh saya, padahal saya sendiri tidak mengaku. Sudahlah yang dulu-dulu, isu negatif dulu sudah luntur. Sudah selesai. Kalau saya terjerat dengan isu teroris, saya pernah di BAP di Brimob di Polda. Nyatanya kan saya tidak pernah," ucap Chep menegaskan.


Simak Juga 'Prabowo Dorong Orang di Kerumunan, BPN Beri Penjelasan':

[Gambas:Video 20detik]


(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed