Polisi Dalami Peran 3 Ibu Rumah Tangga di Kampanye Hitam Jokowi-Ma'ruf

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 25 Feb 2019 12:51 WIB
Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung - Polisi mengamankan tiga wanita terkait video viral sosialisasi 'Jokowi menang kawin sejenis sah'. Ketiganya merupakan ibu rumah tangga (IRT) berasal dari Karawang. Polisi masih mendalami peranan ketiganya.

Ketiganya yakni ES warga Desa Wancimekar, Kecamatan Kota Baru Kabupaten Karawang, IP warga Desa Wancimekar, Kecamatan Kota Baru Kabupaten Karawang dan CW warga Telukjambe, Desa Sukaraja, Kabupaten Karawang. Mereka diamankan kemarin, Minggu (24/2) malam sekitar pukul 23.30 WIB.

"Keseharian mereka ini ibu rumah tangga," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (25/2/2019).



Disinggung soal apakah ketiganya dari kubu lawan Jokowi-Ma'ruf, polisi belum bisa menyimpulkan. Saat ini, penyidik masih bekerja melakukan pemeriksaan intensif kepada ketiga wanita tersebut.

"Sejauh ini masih kita dalami," kata Truno.

Truno mengatakan ketiganya diamankan lantaran diduga wanita yang ada di dalam video kampanye hitam Jokowi-Ma'tuf yang viral. Polisi tengah mendalami peran termasuk motif ketiganya melakukan kampanye hitam tersebut.

"Iya, yang masuk dalam penyebaran atau konten di video tersebut dengan kata-kata yang nanti kita coba melihat dengan ahli bahasa," kata Truno.

"Untuk peranan ketiganya, nanti kita saat proses pemeriksaan ini selesai," kata Truno menambahkan.

Sebelumnya warga Karawang dibuat geger dengan video aksi sosialisasi berisi kampanye hitam terhadap Jokowi - Maruf yang viral di media sosial. Sebab, diduga kuat peristiwa dalam video itu terjadi di Karawang.



Dalam video yang beredar, dua orang perempuan tersebut berbicara dalam bahasa sunda saat kampanye door to door. Warga diyakini bahwa Jokowi akan melarang azan dan membolehkan pernikahan sesama jenis.

"Moal aya deui sora azan, moal aya deui nu make tieung. Awewe jeung awene meunang kawin, lalaki jeung lalaki meunang kawin," kata perempuan di video yang viral.

Jika diartikan, ajakan itu memiliki arti:

Suara azan di masjid akan dilarang, tidak akan ada lagi yang memakai hijab. Perempuan sama perempuan boleh kawin, laki-laki sama laki-laki boleh kawin.


Saksikan juga video 'Emak-emak Sebut 'Kawin Sejenis Sah' Jika Jokowi Menang':

[Gambas:Video 20detik]

(dir/ern)