detikNews
Kamis 27 Desember 2018, 09:33 WIB

Bentrok Geng Motor di Cimahi, Dua Orang Jadi Tersangka

Rachmadi Rasyad - detikNews
Bentrok Geng Motor di Cimahi, Dua Orang Jadi Tersangka Foto: Rachmadi Rasyad
Cimahi - Dua kelompok bermotor XTC dan Moonraker terlibat bentrok di Jalan Kebon Kopi, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Minggu (2/12/2018) lalu. Dua orang terluka saat kejadian itu. Kini polisi telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus ini.

Kapolsek Cimahi Selatan AKP Sutarman menyebut dua hari pasca kejadian polisi telah mengamankan dua orang atas nama Zaenal (28) dan Jaya (29) serta telah menetapkan keduanya sebagai tersangka. Dua orang tersebut, kata dia, diamankan tanpa melakukan perlawanan.

"Ada dua tersangka yang kami amankan 170 pengeroyokan dan 351 antara geng motor XTC dan Moonraker yang kejadian beberapa waktu lalu di Jalan Kebon Kopi," kata Sutarman di Mapolsek Cimahi, Kamis (27/12/2018).

Sutarman menambahkan dari para pelaku polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya berupa balok, kayu, dan sepeda motor. Saat ini, sambung dia, polisi masih melakukan penyidikan pada pelaku untuk diajukan kepada jaksa penuntut umum.

"Sekarang mereka masih dalam proses penyidikan untuk diajukan ke jaksa penuntut umum," ucap Sutarman.



Dari keterangan para pelaku, Sutarman menjelaskan kejadian bermula ketika mereka menghentikan korban yang sedang mengendarai motor usai merayakan ulang tahun kelompok bermotornya.

Para pelaku yang membawa sejumlah barang, lanjut Sutarman, tiba-tiba memukuli korban secara beramai-ramai. Dia pun menyebut pelaku utama yang membacok korban menggunakan katana dan pelaku lain yang ikut serta mengeroyok hingga saat ini masih berkeliaran dan dalam pengejaran polisi.

"Yang ikut bersama-sama saja ada yang melakukan sebagai tersangka utama masih melarikan diri. Kita masih melakukan pengejaran atas tersangka lain yang belum berhasil kami tangkap," tutur Sutarman.

Sutarman pun menyebut bentrokan yang terjadi antar dua kelompok tersebut dipicu oleh salah paham yang berujung saling dendam. Berkat aksinya, para pelaku terancam hukuman tujuh tahun penjara.

"Motifnya ada selisih paham antara kedua pihak yang berkelanjutan sehingga akhirnya menjadi saling dendam," terang Sutarman.

Sementara itu, salah seorang pelaku, Zaenal mengaku mendapat ajakan untuk memukuli korban dari temannya bernama Dodon dan Bondan. Mereka mengajak sambil memberi tahu kalau temannya dipukuli di Cihanjuang, Kota Cimahi.

"Saya diajak sama temen. Bondan sama Dodon. Katanya, temen ada yang dipukulin di Cimahi di Jalan Cihanjuang. Saya udah salat diajak sama dia," kata dia yang mengaku baru bergabung sebagai anggota Moonraker.



Lebih lanjut, Zaenal mengaku hanya memukuli motor korban menggunakan balok. Dia pun mengungkapkan jika orang yang membacok korban menggunakan samurai ialah Dodon.

"Saya cuman mukul motor, korban mah engga. Pas jatuh saya pukul motornya. Yang ngebacok pakai samurai Dodon," beber dia.



(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com