detikNews
Rabu 12 Desember 2018, 19:53 WIB

Segera Ditata, PKL Cicadas Bandung Gelar Syukuran di Trotoar

Tri Ispranoto - detikNews
Segera Ditata, PKL Cicadas Bandung Gelar Syukuran di Trotoar Syukuran sederhana ini digelar di trotoar Jalan Ahmad Yani (Cicadas) yang sehari-hari menjadi lapak berjualan para PKL. (Foto: dok.Humas Pemkot Bandung/detikcom)
Bandung - Penataan pedagang kaki lima (PKL) Cicadas di Kota Bandung menjadi salah satu fokus di pemerintahan Oded M Danial-Yana Mulyana. Bahkan dalam waktu dekat penataan yang dicita-citakan sejak lama ini segera terwujud.

Untuk menyambut waktu penataan yang semakin dekat, para PKL menggelar syukuran dengan mengundang Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana yang juga merangkap jabatan sebagai Kepala Satgasus PKL Kota Bandung.


Syukuran sederhana itu digelar di trotoar Jalan Ahmad Yani (Cicadas) yang sehari-hari menjadi lapak berjualan para PKL. Syukuran ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng dan makan bersama PKL juga warga sekitar.

"Kami hari ini kumpul mengundang pak Wakil Wali Kota untuk bertemu dengan para pedagang dalam rangka mengucap rasa syukur akan dilakukan penataan dengan konsep yang sudah dibuat dan disepakati," ujar Ketua Persatuan PKL Cicadas Suherman dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (12/12/2018).


Pria yang karib disapa Herman ini mengatakan konsep penataan yang ditawarkan pemerintah telah sepenuhnya diterima pedagang. Bahkan pedagang senang dengan tujuan pemerintah menjadikan PKL Cicadas sebagai salah satu destinasi wisata belanja di Kota Bandung.

"Makanya kami gelar syukuran hari ini sebagai tanda sepakat dengan pemerintah," katanya.

Segera Ditata, PKL Cicadas Bandung Gelar Syukuran di TrotoarWakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana (kanan) bersama perwakilan PKL Cicadas. (Foto: dok.Humas Pemkot Bandung)
Ia berharap penataan bisa mengubah pandangan masyarakat terhadap PKL Cicadas menjadi lebih baik dan tak lagi terkesan kumuh. Selain itu ia berharap penataan akan mendatangkan rezeki lebih bagi pedagang sekaligus membuat aman dan nyaman pengunjung atau pejalan kaki.

Meski begitu Herman meminta pemerintah tidak lepas tangan setelah menata. Ia berharap para pedagang tetap diberi pembinaan dan selalu menjalin komunikasi agar saling menguntungkan.


Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengaku mendapatkan kehormatan dengan adanya syukuran yang digelar PKL Cicadas. Menurutnya hal tersebut merupakan berkah dari silaturahmi sehingga terjadi kesepakatan bersama antara pemerintah dan para pedagang.

"Mudah-mudahan ini jadi langkah awal untuk sama-sama menata kawasan Cicadas semakin baik dan sehat. Dengan demikian dapat memberikan peningkatan ekonomi tidak hanya bagi pedagang saja, akan tetapi juga warga sekitar," ucapnya.

Soal waktu penataan, Yana belum bisa memastikannya. Namun ia tetap berharap penataan bisa segera dilakukan karena sudah ada kesepakatan dan kesepahaman antara pemerintah dan pedagang.

Yana memastikan penataan Cicadas hanya sementara waktu karena secara aturan tidak diperbolehkan mengingat kawasan tersebut zona merah PKL. Namun Yana mengatakan penataan ini berdasarkan diskresi Wali Kota Bandung Oded M Danial.

"Semangatnya tetap relokasi. Karena belum ada tempatnya, apa pun kita harus berbuat," ujar Yana.


Tak lupa Yana meminta para pedagang untuk menjaga kebersihan dan menjaga ketertiban. Sehingga jika menjadi destinasi wisata belanja, 602 PKL yang ada bisa naik kelas dan mempunyai toko sendiri.

"Pemerintah hadir dalam pembinaan, pendampingan dan permodalan. Kalau polanya sudah berjalan, saya pikir ini bisa bergulir. Pemerintah hadir supaya mereka bisa naik kelas," kata Yana.

Rencana penataan PKL Cicadas sejak lama sudah dicanangkan. Terakhir kali kawasan tersebut ditata pada era Wali Kota Bandung Aa Tarmana. Sementara di era kepemimpinan Dada Rosada dan Ridwan Kamil para PKL tidak mendapat pembinaan dan ditata ulang sehingga menjadi kumuh seperti saat ini.
(tro/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com