detikNews
Rabu 25 Juli 2018, 23:09 WIB

Momen Mencekam Warga Garut Lari Ketakutan Dikejar Ombak

Hakim Ghani - detikNews
Momen Mencekam Warga Garut Lari Ketakutan Dikejar Ombak Ombak tinggi menerjang pesisir Pantai Sayang Heulang Garut. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut - Puluhan warga lari ketakutan saat menyaksikan gelombang pasang di Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut, Jabar. Mereka menyelamatkan diri saat ombak tinggi menerjang pesisir pantai.

Kejadian itu berlangsung Rabu (25/07/2018) sore sekitar pukul 17.45 WIB. Warga sekitar pantai yang penasaran dengan ganasnya ombak akhir-akhir ini berbondong-bondong ke tepi Pantai Sayang Heulang.


Awalnya situasi berlangsung biasa saja. Sejumlah warga tampak berpose di pinggir pantai dengan latar ombak yang tinggi. Sebagian lainnya asyik ngobrol dengan sesama.

Berdasarkan pantauan detikcom, hal itu berubah saat dua ombak besar yang tingginya diperkirakan sekitar enam meter mulai muncul di bibir pantai.

Momen Mencekam Warga Garut Lari Ketakutan Dikejar OmbakWarga berlarian saat ombak tinggi mengejar. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Tembok penahan air yang sebelumnya jebol membuat laju air tak tertahankan dan menerobos hingga ke jalan. Warga yang berada di pinggir pantai lari ketakutan menyelamatkan diri saat ombak mengejarnya. Sebagian warga berlari sambil menuntun dan berusaha menyalakan sepeda motornya.

Situasi mencekam tampak di lokasi. Beberapa warga langsung bergegas dari bibir pantai. Mereka memilih pulang guna terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Beberapa anak kecil yang ada di lokasi terlihat menangis ketakutan.

"Jadi yang bahaya itu kalau sudah ada ombak kembar. Maksudnya kembar itu ombak datang beriringan dan ukurannya besar. Jadi airnya sampai ke jalanan karena arusnya deras," ungkap Dadang Rohman (33), seorang warga setempat kepada detikcom di Pantai Sayang Heulang, Pamengpeuk, Garut.

Momen Mencekam Warga Garut Lari Ketakutan Dikejar OmbakPuluhan warga lari ketakutan saat menyaksikan gelombang pasang di Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Dadang berharap agar petugas memasang garis di sekitar lokasi. Pasalnya, masyarakat yang penasaran selalu berusaha mendekat dan berfoto di reruntuhan bangunan menara pandang yang ada di pinggir pantai. Sedangkan gelombang hingga saat ini masih tinggi dan mengancam keselamatan.

"Seharusnya ya dijaga lah, atau paling tidak diberi peringatan agar warga enggak pada mendekat ke pantai. Kalau sudah jatuh korban kan yang ribet kita-kita juga yang di sini," ujar Dadang.


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com