Selain Transportasi, Ini Utang Ridwan Kamil versi Dewan

Tri Ispranoto - detikNews
Rabu, 11 Jul 2018 15:55 WIB
Foto: Rifkianto Nugroho
Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengklaim janji kampanyenya bersama sang wakil Oded M Danial di periode pemerintahan 2013-2018 tersisa 10 persen, yakni hanya persoalan transportasi.

Anggota DPRD Kota Bandung Folmer Siswanto Silalahi menilai jika capaian lima tahun Ridwan-Oded tidak hanya menyisakan soal transportasi. Namun, sejumlah permasalahan yang juga masuk dalam janji kampanye belum terealisasi.

"Dari beberapa rapat kerja, kita (dewan) masih menemukan ada beberapa target kerja yang belum tercapai sesuai RPJMD awal jabatan dan janji wali kota dulu," ujar Folmer kepada detikcom melalui sambungan telepon, Rabu (11/7/2018).

Folmer mengatakan beberapa hal bahkan hingga kini masih sangat minim terealiasi. "Kewajiban pemenuhan RTH selama lima tahun saja hanya 0,9 persen dari target 8-9 persen. Artinya pertumbuhan RTH sangat kecil, padahal persoalan Bandung itu soal tata ruang," katanya.



Hal lain menjadi sorotan adalah masalah penataan aset yang juga masih belum terselesaikan. Bahkan hingga lima tahun menjabat, Pemkot Bandung belum bisa dibawanya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

"Bahkan janji menciptakan 100 ribu wirausahawan baru itu belum tercapai. Artinya kalau (klaim) janji tinggal 10 persen, saya rasa tidak," ucapnya.

Anggota Komisi C ini secara khusus menyoroti beberapa hal yang menjadi bidangnya. Seperti masalah banjir yang hingga kini tidak ada rencana induk sehingga penanganannya kurang.

Begitu juga mengenai masalah kemacetan yang hingga kini belum terselesaikan. Terlebih janji menghadirkan transportasi publik seperti metro kapsul, TMB dan penataan angkot juga belum terealiasi secara keseluruhan
"Penataan ruang juga masih jauh dari harapan. Kebutuhan RTH sesuai amanat Perda belum terpenuhi. Masih banyak zona hijau terutama di KBU yang dibangun, sementara aspek penindakan lemah," katanya.

Saat ini, kata Folmer, dewan sedang melakukan pembahasan mengenai 'hutang' kampanye tersebut sebagai dasar pembuatan RPJMD baru untuk wali kota dan wakil wali kota periode 2018-2023.

"Syukurlah wali kota yang baru adalah wakil sekarang. Jadi silakan melanjutkan sesuai tagline Lanjutkan Bandung Juara, buktikan di periode kedua ini," ujar politisi PDIP itu.


(tro/ern)