Polisi Limpahkan Tersangka Penganiayaan KH Umar Basri

Wisma Putra - detikNews
Jumat, 16 Mar 2018 14:56 WIB
Asep Ukin, tersangka penganiyaan KH Umar Basri. (Foto: Sudirman-detikcom/detikcom)
Kabupaten Bandung - Penyidik Satreskrim Polres Bandung menyerahkan tersangka kasus penganiyaan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah Cicalengka KH Umar Basri (60) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bandung. Berkas tersangka Asep Ukin telah dinyatakan lengkap (P21) oleh kejaksaan pada 15 Maret 2018.

"Untuk berkasnya tersangka atas nama Asep Ukin sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa," kata Kasatreskrim Polres Bandung AKP Firman Taufik via telepon, Jumat (17/3/2018).


Perkara pidana kasus penganiyaan kepada ustaz Umar Basri ini tertuang dalam surat bernomor B/36/III/2018/Reskrim. Polisi segera melimpahkan tersangka dan barang bukti kepada Kejari Kabupaten Bandung.

"Dalam waktu dekat berkas akan masuk tahap dua. Berkas sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa, secepatnya tersangka dan barang bukti akan kita serahkan," tutur Firman.

Tersangka Asep Ukin mengalami gangguan jiwa. Meski begitu, menurut Firman, Asep Ukin harus tetap menjalani proses hukum.

"Walaupun dia gila, berdasarkan ahli pidana harus ada vonis dari hakim. Kurungan penjaranya tergantung vonis hakim," terangnya.


Peristiwa penganiayaan itu terjadi Sabtu (27/1/2018) pukul 05.30 WIB, di dalam Masjid Al-Hidayah Kamyang Santiong 03/03, Desa Cicalengka Kulon, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Beberapa jam kemudian, polisi menangkap Asep Ukin.

Lokasi penangkapan pelaku tak jauh dari lokasi kejadian, yakni Masjid Al Hidayah di Kampung Margahayu RT 03 RW 09, Desa Cicalengka Kulon, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. (bbn/bbn)