Sido Muncul Beri Bantuan Rp 350 Juta untuk Suku Asmat

Advertorial - detikNews
Sabtu, 20 Jan 2018 00:00 WIB
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Memberikan Bantuan (Foto: Detikcom)
Jakarta - Terhitung sampai Jumat (19/1/2018), sudah 68 anak Suku Asmat yang tercatat meninggal dunia akibat wabah campak dan gizi buruk di Papua. Dikutip dari laman cnn Indonesia, terdapat pasien rawat jalan sebanyak 57 anak. Rentang usia mereka adalah dari umur 8 bulan sampai 3 tahun.

Berbagai pihak pun berbondong-bondong memberikan bantuan, termasuk PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Bantuan tersebut berupa uang tunai senilai Rp 250 juta. Sementara persatuan Distributor Sido Muncul juga turut berpartisipasi memberikan uang senilai Rp 100 juta.

Bantuan tunai tersebut diberikan langsung oleh Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat kepada Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharjo. Selanjutnya akan diteruskan ke keuskupan di Agats, Papua.

"Masyarakat Asmat di Kabupaten Agats sedang mengalami banyak musibah sakit dan ini sebagai bentuk partisipasi kami," ucap Irwan di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat (20/1/2018).

Sido Muncul Beri Bantuan Rp 350 Juta untuk Suku AsmatDirektur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat


Menurut Irwan, ide bantuan ini berlangsung spontan dan terbilang cepat. Dia sendirilah yang mengajak para distibutor untuk memberikan bantuan tersebut.

"Ini baru tadi pagi SMS sekalian ada kesempatan ini (acara Fruitful Business) karena kalau ke Papua ongkos mahal sekali, mumpung hari ini saya ketemu Uskup," sambung Irwan.

Bantuan ini pun diapresiasi Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharjo. Menurutnya bantuan ini akan sangat berarti untuk masyarakat Asmat.

"Bapak Irwan ini sudah terkenal punya perhatian sensibilitas sosial tinggi macam-macam bentuknya. Saya sudah menghubungi Uskup Asgat, dia pasti sungguh merasa bersyukur. Terima kasih kepada Bapak Irwan yang menyebarkan virus bela rasa," jelas Uskup Ignatius. (adv/adv)