detikcom

Rabu, 15/05/2013 18:42 WIB

Kronologi Penangkapan Bupati Mandailing Natal di Medan

Moksa Hutasoit - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara atas dugaan suap dalam alokasi Bantuan Dana Bawahan (BDB) dari Provinsi Sumatera Utara kepada Kabupaten Mandailing Natal APBD 2013.

Berikut ini kronologi kejadiannya sebagaimana dipaparkan Jubir KPK, Johan Budi.

Selasa (14/5), 10.00 WIB

Seorang pria berinisial SP datang ke rumah Hidayat di Jl Sei Asahan No 76 Medan. SP belakangan diketahui bernama Surung Panjaitan.

"Diduga ada serah terima uang antara SP dengan HIB," kata Johan di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (15/5/2013).

Selasa (14/5), 12.00 WIB

Surung pun kemudian keluar dari rumah Hidayat. Tidak berapa jauh dari rumah tersebut, KPK kemudian menghentikan mobil Surung.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/lh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%