DetikNews
Minggu 30 September 2018, 08:57 WIB

Plt Gubernur Bengkulu Dorong Pulau Baai Jadi KEK

Nabila Nufianty Putri - detikNews
Plt Gubernur Bengkulu Dorong Pulau Baai Jadi KEK Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah/ Foto: Dok APPSI
Jakarta - Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mendorong agar pembangunan di Sumatera tak timpang hanya fokus di utara namun mengabaikan titik yang lain di Selatan. Oleh karena itu pihaknya mendorong kawasan pelabuhan Pulau Baai menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Selama ini jalur pembangunan hanya fokus di utara, sementara jalur lain di Selatan termasuk di Bengkulu diabaikan, untuk menghidupkan perekonomian bagian selatan Sumatera kita mencanangkan kawasan pelabuhan Pulau Baai di Bengkulu menjadi Kawasan Ekonomi Khusus," ungkap Rohidin kepada Tim Ekspedisi dari Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) pada Sabtu (29/9/2018).


Rohidin menyebut, nantinya KEK di Pelabuhan Pulau Baai akan menghubungkan distribusi laut antara Teluk Bayur, Belawan, Tanjung Priuk dan sebagainya.

Saat memantau pelabuhan Pulau Baai seluas 300 hektar bersama Pemprov Bengkulu, Tim Ekspedisi APPSI melihat Pelabuhan Pulau Baai telah siap menjadi KEK dari aspek infrastruktur dan kesiapan lahan. Saat ini kawasan tersebut sedang dalam visibility studies oleh PT Pelindo II untuk diajukan menjadi KEK.

Nantinya, di Kawasan Ekonomi Khusus Pulau Baai akan juga dibangun industri terpadu untuk mengolah sumber daya alam di Sumatera bagian selatan khususnya di Bengkulu, agar nilai jual meningkat dan alur distribusi lebih pendek.

Sugeng Darojati Kabid Pelayaran Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu saat ditemui Tim Ekspedisi menyebut selama ini distribusi dari dan ke Bengkulu cenderung lambat.

"Misal potensi Batubara dan CPO dari Bengkulu seharunya cepat diangkut, juga distribusi logistik juga lambat, sehingga KEK ini mendesak diperlukan," jelas Sugeng.

Selain mengusulkan KEK, guna menghindari ketimpangan pembangunan di Sumatera, Rohidin Mersyah mengusulkan jalur tol agar tidak melintang vertikal keatas tapi horizontal dipecah ke beberapa bagian.


"Kalau pembangunan tol lintas Sumatera hanya dibangun vertikal satu jalur di bagian utara, ini akan mengulangi kesalahan pembangunan di pulau Jawa, nah untuk Sumatera tidak bisa gunakan pola yang sama, tol lintas Sumatera harus horizontal dipecah ke beberapa jalur agar pembangunan merata," jelas mantan Wakil Bupati Bengkulu Selatan ini.

Selain dari aspek industri, kawasan Pulau Baai juga didorong menjadi KEK di aspek pariwisata. Hal itu diusulkan oleh Menteri Pariwisara Arief Yahya mengingat Bengkulu memiliki potensi wisata pantai yang besar.

Artikel selengkapnya tentang Ekspedisi APPSI 34 Gubernur bisa dilihat di sini.
(ega/mul)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed