Hidup Mati Tren Belanja Online
Hidup Mati
Tren Belanja Online
Aktivitas belanja online lewat live streaming atau live shopping kini menjadi tren baru di kalangan masyarakat. Berbagai kemudahan dan keuntungan ditawarkan lewat industri ini. Tak heran banyak pelaku usaha melirik dan mencoba peruntungannya disini.
Celah ini pun mendatangkan peluang untuk berinovasi menciptakan platform yang dapat menghubungkan para pelaku UMKM dengan para host live streaming. Tak ayal dari bisnis ini mendatangkan cuan yang tak sedikit.
Seperti Social Bread ini salah satunya. Usaha bentukan Edho Zhel, Youtuber yang juga pengusaha asal Indonesia ini sudah bisa meraup cuan Miliaran rupiah perbulan.
Beragam paket harga yang ditawarkan pun cukup beragam, mulai dari Rp 5 juta per bulan untuk content creator dan Rp 7,5 juta untuk live streamer. Semua tergantung dari creator dan streamer terkait yang digunakan. Sementara itu, untuk paket live streamer sendiri sudah termasuk 30 kali live shopping, social media analyst, perlengkapan live, background, hingga tempatnya sekaligus.
Para pelaku usaha tinggal kirimkan produknya saja dan terima beres. Mudah sekali bukan? Social Bread kini telah memiliki sekitar 80 streamer dan content creator yang tersebar di Jakarta dan Surabaya.
Secara akumulasi, dari 2020 hingga Agustus 2023, Social Bread juga memiliki 813 pengguna dan 2.514 transaksi, dengan jumlah brand yang aktif hingga bulan ini mencapai 150 local brand yang menggunakan jasa ini.
Bagaimanakah nasib tren belanja online di sosial media dengan pemberlakuan aturan yang ketat dari pemerintah?
Promosikan produk fashion.
Pedagang konvensional menanti pembeli digerainya.
Pedagang pasar Tanah Abang kini juga sudah banyak yang melakukan berjualan secara online.
Sejumlah streamer mengenalkan produk-produknya secara online dibilangan BSD, Tangerang Selatan.
Berjualan makanan dan sembako pun dilakoni.



