Pesan Tukang Kopi KPK Kepada Para Koruptor

Wong Cilik

Pesan Tukang Kopi KPK Kepada Para Koruptor

- detikNews
Kamis, 13 Mar 2014 23:12 WIB
Pesan Tukang Kopi KPK Kepada Para Koruptor
Foto: Bagus/detikcom
Jakarta - Berdagang di depan Kantor KPK lantas membuat Taud (48) dapat memandangi wajah-wajah koruptor negeri Indonesia secara langsung. Kesal, geram, dan sakit hati bercampur menjadi satu namun tak dapat tersaji.

"Kalau jujur sih saya sakit hati setiap melihat koruptor di sana. Namanya korupsi kan efeknya ke rakyat kecil juga. Tapi kita namanya rakyat kecil hanya bisa pasrah, yang penting saling memberi semangat saja," ujar pria asal Cirebon, Jawa Barat sambil memegang nampan yang di atasnya terdapat dua es kopi di depan Kantor KPK, Jakarta Selatan, Jumat (7/3/2014).

Apa lacur Taud yang sekedar rakyat kecil hanya bisa pura-pura tersenyum bila ingat wajah-wajah koruptor yang membuat rakyat sengsara. Dia dan sang istri yang bernama Zuhro (45) tetap melayani pelanggan dengan sepenuh hati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi pagi saya lihat adiknya si Atut di sini, lalu ada lagi si Anas 'Hambalang'. Kalau semua-semua seperti itu siapa yang mau milih? Dulu saya juga pernah lihat Angelina Sondakh, terus Djoko Susilo si 'Simulator SIM'. Saya sudah hafal wajah-wajah koruptor," sebut Taud.

Tak usah ditanya lagi, Taud pasti ingin perubahan negeri ini ke arah yang lebih baik. Taud berharap arah kebijakan ekonomi lebih berpihak kepada rakyat kecil, bukan hanya tunduk seperti kerbau dicocok hidungnya kepada pasar bebas.

"Sekarang apa-apa mahal. Mungkin inilah tuntutan dari ekonomi yang terlalu patuh sama kerjasama dengan luar negeri," kata Taud.

Cukup geleng-geleng kepala tanpa harus mengumpat yang tak perlu, Taud kembali melayani pelanggan dengan ikhlas. Taud pun berpesan kepada para perusak negeri berdarah dingin.

"Semoga mereka introspeksi diri lah. Harus sadar kalau perbuatan mereka merusak hidup banyak orang," tutur Taud menutup siang.



(bpn/van)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads