Loket Dibuka Ternyata Tidak Ada Tiket

Suara Pembaca

Loket Dibuka Ternyata Tidak Ada Tiket

- detikNews
Jumat, 29 Agu 2008 18:07 WIB
Loket Dibuka Ternyata Tidak Ada Tiket
Keluhan
Saya hanya salah satu dari sedikit calon pemudik yang beruntung mendapatkan tiket Kereta Api (KA) Gajayana secara "normal". Walau saya sedikit mencari peluang di hari yang bukan peak.

Banyak dari rekan saya yang tergabung dalam milis komunitas kami yang tidak mendapatkan tiket. Padahal sudah ngantri dari pagi. Bahkan kemarin hari.

Ada juga yang mengantri di beberapa agen di Jakarta mengaku sewaktu loket dibuka jam 07:00 dan mencoba reserve tiket ternyata tidak ada tiket yang tersedia alias sudah habis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk tanggal pemesanan yang sama dan di hari pengantrian yang sama. Ketika loket dibuka jam 07:00 sudah tidak ada tiket tersedia. Tiba-tiba sekitar jam 12.30 salah satu rekan saya mendapat informasi dari agen bahwa tiket KA Gajayana masih ada. Dan mendapat pesan kurang lebih seperti ini "Ticket Gajahyana 27/09/08 Gerbong 1 No 11C ...... kode booking sekian dan dalam 3 jam harus transfer". Bagaimana bisa ya jam 07:00 sudah habis dan tiba tiba tersedia jam 12:30?

Padahal belum ada satu pun pembeli yang antri di agen tersebut yang mendapatkan tiket. Di Gambir tidak sampai 5 menit tiket (khususnya KA Gajayana) juga sudah ludes. Ke mana larinya tiket tersebut?

Saya ingin tanyakan ke PT KA. Sebenarnya bagaimana sih prosedur pemesanan tiket ini? Berapa jumlah kursi yang tersedia untuk masing-masing kereta? Jam berapa loket dibuka? Setahu saya jam 7:00 dan dibuka 30 hari menjelang hari H. Bisa dipesan di agen atau pun di beberapa stasiun yang ada.

Nah, kalau cerita tentang mengantri di agen dan jam 07:00 mencoba untuk reserve untuk 30 hari ke depan dan ternyata tidak ada tiket yang tersedia. Bagaimana PT KA menjelaskan.

Saya rasa tidak ada perbedaan jam antara agen dan Gambir karena agen selalu mencoba konek ke data base gambir mulai jam 7 kurang, dan begitu di buka database-nya langsung kosong.

Untuk pembaca sekalian saya ingin tanya, anggap aja poling. Perlukah kita
men"swasta"kan PT KA agar pengelolaanya lebih baik? Ya, minimal 'outsource' begitu mungkin kali ya kalau kurang setuju dengan penswastaan. Walau saya sudah mendapatkan tiket mudik. Saya masih khawatir dengan tiket balik.

Diszy Regga
Pasar Minggu Jakarta
regga_r@yahoo.com
081514313388


Β 



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads