Praktek Premanisme Berkedok Kuli di Gading Serpong

Suara Pembaca

Praktek Premanisme Berkedok Kuli di Gading Serpong

- detikNews
Senin, 12 Mei 2008 16:16 WIB
Praktek Premanisme Berkedok Kuli di Gading Serpong
Keluhan
Beberapa tahun yang lalu saya membeli rumah di Perumahan Gading Serpong. Waktu itu pengembangnya masih Ambasador. Kami membeli karena area perumahan ini dekat dengan tempat saya bekerja.

Kami tidak langsung menempati rumah ini. Beberapa bulan kemudian kami sekeluarga memutuskan untuk pindah ke rumah yang baru. Tetapi, sungguh terkejut ketika kami akan memindahkan barang-barang kami ke rumah.

Ternyata di Perumahan Gading Serpong yang cukup elite masih banyak preman-preman yang berkedok sebagai kuli angkut di sekitar kompleks perumahan. Mereka mengikuti kendaraan yang membawa barang. Kemudian meminta uang untuk kita menurunkan barang ke rumah. Dengan alasan sebagai ongkos kuli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya kami tetap tidak mau memberikan mereka uang. Tetapi, karena tidak mau mencari keributan dan takut kalau rumah kami diteror oleh mereka, oleh karena itu kami terpaksa memberikan mereka uang yang mereka minta.

Sungguh sebuah ironi karena kawasan Gading Serpong yang cukup ternama, dengan pengembang yang besar-besar seperti Summarecon dan Paramount tidak mampu untuk menghilangkan praktek premanisme di dalam kawasanΒ  Gading Serpong.

Lebih parah lagi, tidak ada pihak keamanan, polisi, maupun pengembang yang mau menanggulangi masalah ini, karena sampai sekarang (kami sudah menempati rumah sekitar 4 tahun) para preman berkedok kuli itu masih terlihat "nongkrong" di depan kompleks perumahan kami.

Saya mohon tanggapan dan tindakan dari pihak Gading Serpong khususnya Paramount Serpong dan Summarecon Serpong sebagai pengembang utama kawasan Gading Serpong.

Kuntjoro
Jl Kelapa Hybrida Utara IV GB5 No 15
Tangerang
andi_skko@yahoo.com
08129007930


Foto:/ist.


Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads