Keluhan
Untuk kedua kalinya, melalui Suara Pembaca detikcom, suara masyarakat Kota Palu menyampaikan bahwa Kota Palu tiada hari tanpa byar pet atau mati lampu. "Mati lampu terus jo," ujar seorang penjual galon air mineral isi ulang yang mengeluh akibat PLN Palu membuat jadwal mati lampu. Ketika keluhan ini ditulis pun dalam keadaan mati lampu. Baterai laptop seadanya.Kata orang palu, "Pak SBY salah gunting waktu ke Palu. Seharusnya pita peresmian yang digunting, eh malah kabelnya tergunting sehingga peresmian PLTU kemarin di Desa Mpanau malah menjadi ajang peresmian PLTU beneran (Pemadaman Listrik Terus-Terusan)." Anekdot yang konyol tapi rasanya benar terjadi sampai saat ini.Mau mengeluh kepada siapa lagi. Hasrat ingin memperoleh fasilitas listrik yang baik dibalas dengan pemadaman listrik yang silih berganti tiada henti. Tanpa jadwal terbatas. Hampir-hampir jam kantor pun sering dipadamkan mulai dari jam 8 sampai 14.00 siang. Inikah yang diharapkan untuk meningkatkan produktivitas dan Gerakan Disiplin Nasional. Melalui surat ini, kami mengundang simpati para aktivis Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menggugat PLN Palu akibat kerugian yang diberikan kepada masyarakat Kota Palu. Andi RulyJl. Tanjung Tururuka 1 No. 7 Palu Sulawesi Tengahandiruly_dj@yahoo.co.id Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































