Dirugikan Bank NISP

Suara Pembaca

Dirugikan Bank NISP

- detikNews
Selasa, 01 Mei 2007 07:28 WIB
Keluhan
Saya nasabah Bank NISP. Bulan Juli 2006 saya ditawari oleh Saudari Linda Wijaya, Relationship Officer (RO) Bank NISP Cabang Puri Indah produk Pena Plus, produk investasi dengan assuransi jiwa yang bekerjasama dengan Allianz.Saya dijelaskan oleh RO tersebut mengenai keuntungan dan resiko dari investasi untuk produk ini, dijelaskan bahwa saya dapat menentukan komposisi antara premi dengan investasi dan saya juga dapat memilih jenis investasi yang saya inginkan.Setelah mengetahui bentuk investasi yang ditawarkan beserta resikonya, maka saya memutuskan untuk mengikuti investasi ini dengan komposisi 20% di premi dan 80% di Investasi. Jenis investasi yang saya pilih adalah yang mayoritas ada di dalam saham, sedangkan jangka waktu yang saya pilih adalah 10 tahun dengan iuran per bulan Rp. 500.000.- (lima ratus ribu rupiah).Pada saat pengisian form pembelian, saya dianjurkan oleh RO tersebut agarmengkosongkan saja dan cukup menandatangani form pembelian, dengan alasan agarmemudahkan saya. Saya percayakan investasi tersebut pada Linda karena dia merupakan referensi dari sahabat saya.Setelah berjalan satu bulan saya tanyakan kepada Saudari Linda mengenai polisasuransi saya dan surat perjanjian kerjasama dengan Allianz. Dia mengatakan bahwa polis sudah berada ditangannya dan akan diberikan ke saya. Pihak Allianz pernah memberikan laporan mengenai dana saya, memang saya kurang memperhatikan laporan tersebut. Sampai pada suatu saat di bulan Desember 2006, saya memperhatikan dengan rinci laporan dari pihak Allianz. Terus terang saya cukup kaget karena dana saya tidak berkembang pesat. dan setelah saya perhatikan, ternyata 60% dari dana saya dimasukkan ke dalam premi (yang seharusnya 20%) dan hanya 40% yang dimasukan ke dalam investasi (seharusnya 80%). Selain itu, investasi yang diberikan adalah investasi di Fixed Income, bukan di Saham. Pada saat saya ingin melihat polis Assuransi, saya baru teringat bahwa saudari Linda sejak awal pembukaan investasi di bulan Juli 2006 sampai dengan bulan Desember 2006 belum memberikan polis tersebut.Saya hubungi Saudari Linda dan menanyakan mengenai polis saya dan perbedaan ini. Dia menjelaskan bahwa dia telah meminta pihak Allianz untuk menginvestasikan sesuai dengan yang saya inginkan namun pihak Allianz tidak mengerjakan sesuai dengan apa yang saya minta. Karena tak ingin ribut maka saya minta Saudari Linda agar dana saya sesegara mungkin di switching ke dalam saham. Saya tanyakan ke Linda kapan kira-kira saya mendapatkan konfirmasi dari Allianz mengenai proses switching tersebut, dan dia mengatakan bahwa paling lambat 2 minggu. Saya sampaikan ke Linda bahwa saya akan hold dana saya untuk program ini sampai dana saya jelas ada dimana dan baru di bulan tersebut saya menerima polis saya. Setelah 4 bulan (Maret 2007), saya tidak juga mendapatkan surat konfirmasi, tapi yang saya dapatkan malah surat pemberitahuan dari pihak Allianz bahwa proteksi atas diri saya terhenti karena mereka gagal mendebet dana saya 3x berturut-turut (Desember 06-Januari-Februari'07) dan di surat tersebut dijelaskan bahwa apabila saya ingin mengaktifkan lagi proteksi tersebut saya cukup membayar iuran saya per bulan sebesar Rp. 500.000,- saja.Kejadian ini saya tanyakan ke Saudari Linda, dan Saudari linda menanyakan ke pihak Allianz mengenai kejadian ini. B rdasarkan penjelasan dari saudari Linda, surat konfirmasi mengenai perubahan investasi saya di tahan oleh pihak Allianz sampai saya melunasi seluruh kekurangan saya plus bulan berjalan (4 bulan: Desember 06- Januari - Februari - Maret'07). Saya tanyakan ke Linda mengapa harus 4 bulan? bukankah pemberitahuan dari Allianz jelas bahwa saya cukup mengaktifkan kembali dengan setoran Rp. 500.000,- tersebut, tapi dijelaskan oleh Linda bahwa memang seperti itu prosedurnya dari Allianz bahwa saya harus melunasi semuanya (saya dibingungkan dengan 2 kebijakan yang berbeda, padahal dari tempat yang sama). Karena ingin masalah saya cepat selesai, maka saya turuti kemauan dari NISP dan Allianz tersebut (melakukan pembayaran 4 bulan). Awal April ini saya mendapat laporan bulanan dari Allianz mengenai dana yang saya investasikan, dan sekali lagi saya dikecewakan, karena total dana saya masih berada di Fixed income dengan komposisi masih 60% di Premi dan 40% di investasi.Terus terang saya kecewa dan marah besar dengan cara kerja Bank NISP. Setelah saya melakukan keluhan kepada Linda, saya hanya mendaptkan jawaban bahwa kesalahan tersebut dilakukan oleh pihak Allianz (itu pun cukup lama saya mendapatkan jawaban, setelah saya berkali-kali menanyakan dana saya). Karena kurang puas dengan jawaban tersebut maka saya diberikan nomor telepon pihak Allianz yang mengurusi dana saya, Saudara M. Raditama. Saya langsung telphon saudara Radit untuk mengetahu kejelasan dana saya, Saudara Radit mengatakan bahwa dia tidak tahu mengenai proses dana saya tersebut, karena dia bilang bukan bagiannya untuk mengurusi proses itu melainkan Saudara Ishak (sekali lagi saya dilempar untuk masalah ini) dan Radit hanya dapat membantu untuk menanyakan. Mendapat jawaban tersebut saya sangat kecewa. karena padasaat saya menanyakan dana saya, tidak ada yang mau bertanggung jawab, dan ternyata proses perubahan tersebut belum dilakukan.Akhirnya hari Rabu, 25 April 2007 saya laporkan keluhan saya ini ke NISP CallCenter, dan yang menerima adalah Saudari Kiki. saya telah laporkan semuanya dan saya minta pihak NISP untuk menyelesaikan masalah ini sampai dengan hari Jumat, 27 April 2007.Sampai dengan saat ini, Senin tanggal 30 April 2007 tidak ada pihak yang maubertanggung jawab mengenai kesalahan ini. Saya sebagai nasabah merasa sangatdirugikan, karena kesalahan yang telah dibuat sejak bulan Juli 2006. Gandhy Inderayana S.0811-814075Jl. HR. Rasunasaid Kav. x-6 Lt. 8Jakarta

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(nrl/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait