After-sales SonyEricsson Buruk

Suara Pembaca

After-sales SonyEricsson Buruk

- detikNews
Selasa, 26 Des 2006 13:02 WIB
Keluhan
Saya adalah pengguna produk ponsel SonyEricsson yang fanatik (sejak tahun 1995-an masih bernama Ericsson) karena menurut saya produk-produk SonyEricsson memiliki fitur dan teknologi yang lebih dari produk lain.Namun belakangan ini saya mendapatkan kesan kurang baik dengan produk ini karena faktor after-sales yang tidak profesional. Pada Selasa 26 Desember saya membawa ponsel Z520 yang rusak hang (tidak bisa nyala) ke service center SonyEricsson di Mal Ambasador. Saya datang sekitar pukul 11 siang dan mendapatkan nomor antrean yang cukup awal yaitu nomor 8. Penomoran antrean di service center ini hanya berupa selembar kertas kardus kumal yang diberi nomor, petugas front office-nya pun tidak cukup jelas memanggil nomor yang mendapat giliran. Tempat tunggunya pun sempit dan jauh dari nyaman.Dengan banyaknya customer yang mengantre (banyak produk SE yang rusak?) petugas yang melayani hanya dua orang. Setelah menunggu hampir satu jam, barulah saya bisa dilayani (Nomor RO: AMB00014553) oleh petugas bernama Dini. Dini mengatakan bahwa kemunggkinan yang rusak adalah kabel "fleksi" dan kerena barangnya tidak ada, tidak diketahui kapan ponsel saya bisa selesai diperbaiki, kemungkinan bisa satu bulan. Hal yang kurang masuk akal bagi saya bagaimana mungkin produsen sekelas SonyEricsson tidak bisa menyediakan suku cadang untuk produknya sendiri? Perkiraan waktu perbaikan satu bulan adalah sangat lama dan tidak bisa diterima. Ini adalah kali kedua saya harus berurusan dengan service center yang tidak nyaman ini, sebelumnya saya harus membawa ponsel jenis K608i yang juga hang pada Lebaran 2006 lalu. Untunglah untuk K608 tersebut cukup direset dan upgrade softwarenya (ini pun memakan waktu 3-4 hari), tidak seperi Z520 kali ini yang harus menunggu "kabel fleksi" yang tidak pasti.Untuk SonyEricsson Indonesia, saya mohon perhatiannya:1. Memperbaiki kualitas produknya terutama software agar tidak mudah hang.2. Memperbaiki kualitas service center, terutama SDM dan petugas front-office nya. 3. Mendukung produk yang dijual dengan suku cadang yang diperlukan, agar tidak terjadi kasus produk rusak yang tidak tahu kapan bisa diperbaiki karena ketiadaan suku cadang.Sayang sekali, produk SonyEricsson yang menurut saya unggul, bisa ditinggalkan oleh customer setia nya karena faktor after-salesnya yang amburadul.yoseph.nandana@eobuy.com 0856-1288211

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(nrl/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait