Hari Hak Asasi Manusia
Selasa 21 Maret 2017, 11:27 WIB

Kecewa Penanganan Komplain Pusat Resolusi E-commerce

Sholikul - detikNews
Kecewa Penanganan Komplain Pusat Resolusi E-commerce Ilustrasi Belanja Online Foto: Thinkstock
Jakarta -
Keluhan
(Tokopedia sudah menyelesaikan keluhan)

Pada tanggal 24 Februari 2017, saya membeli flashdisk 16 GB dan sebuah charger menggunakan akun istri dari Tokopedia. Namun saat pesanan datang (27/02) tidak tertulis alamat penjual.

Bahkan resi JNE pun tersobek di bagian alamat. Sebelum konfirmasi penerimaan, saya mencoba dahulu untuk untuk memastikan barang berfungsi dengan baik.

Ternyata flashdisk hanya muat 900 Mb, saya format juga tidak bisa berfungsi dengan baik. Memang di dalam diskripsi penjual disebutkan itu bukan merek asli, tapi penjual meyakinkan berfungsi dengan baik.

Charger pun meledak hanya dalam 10 menit sejak saya tancapkan di listrik. Yang menambah kekecewaan saya adalah ketika kasus ini saya naikkan ke Pusat Resolusi.

Penanganan admin di Pusat Resolusi terlihat kurang proffesional.
Saat ini di dalam Pusat Resolusi kami terdapat 35 chatting diskusi. Namun hanya 1 buah chat yang berasal dari penjual sisanya dari saya selaku pembeli yang dirugikan dan dari Pusat Resolusi.

Bukankah seharusnya Pusat Resolusi bertindak seperti hakim yang mengedepankan win-win solution antara penjual dan pembeli? Bukankah saya sudah yakinkan bahwa secara fisik kemasan masih bagus dan layak untuk retur ke penjual?

Mengapa Pusat Resolusi tidak adil dan terkesan menjadi juru bicara dan pembela penjual yang terindikasi sengaja menipu?


Sholikul
sholikul@gmail.com
Jawaban

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait


(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed