Sambungan Telepon Telkom Medan

Suara Pembaca

Sambungan Telepon Telkom Medan

Nurlela - detikNews
Senin, 25 Mar 2013 11:16 WIB
Sambungan Telepon Telkom Medan
Keluhan

(Telkom sudah menanggapi keluhan Ibu Nurlela)

Mulai tanggal 16 Oktober 2012 telepon di rumah saya mati total, empat hari kemudian saya melaporkan hal ini ke 147 dan diinformasikan ada kerusakan massal dikarenakan pencurian kabel.

Setelah beberapa kali melaporkan hal ini, pada tanggal 18 Maret 2013 telepon di rumah saya normal kembali. Namun hanya bisa digunakan untuk menerima panggilan, dan tidak bisa melakukan panggilan keluar yang menurut call centre ada tunggakan yang harus dibayarkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perlu diketahui, sejak telepon saya mati total pada tanggal 16 Oktober 2012, saya tetap membayar tagihan bulan Oktober 2012 dan November 2012 seperti biasa.

Saya diminta untuk datang langsung ke Plaza Telkom guna mengurus bebas biaya abodemen sebagai kompensasi dari Pihak Telkom apabila sambungan telepon mati lebih dari 3x24 jam, maka pelanggan bisa dibebaskan biaya abodemen.

Saya datang ke Plaza telkom pada tanggal 26 Desember 2012, saya diberikan restitusi atas tagihan telepon bulan Oktober dan November 2012 yang telah saya bayarkan sebelumnya. Agar saya tidak perlu mengurus restitusi lagi, disarankan untuk tidak membayar tagihan apabila kondisi telepon di rumah masih mati.

Pada bulan Januari 2013 saya cek ke 109, tagihan telepon saya untuk bulan Desember 2012 tidak ada, tetapi pada bulan-bulan berikutnya muncul kembali tagihan sebesar Rp 35.860/bulan untuk bulan Januari dan Februari. Tagihan ini saya abaikan, tidak saya bayar karena telepon di rumah masih mati total .

Mengapa telepon saya diblokir? Apa karena saya belum membayar tagihan bulan Januari dan Februari 2013? Bukankah pegawai Telkom sendiri yang menyarankan agar saya tidak perlu membayar tagihan selama telepon masih mati?


Nurlela
Jl Alumunium 1 Medan
deviharfit@yahoo.com
083198011676



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait