Keluhan
(Saat ini BNI telah menghubungi untuk menanggapi keluhan Bapak Nur Dhimas)Seorang debt collector dari bank BNI menghubungi rumah saya untuk menanyakan perihal kartu kredit tetangga saya yang menunggak. Sebelumnya perlu diketahui tidak ada verifikasi data dari pihak BNI atas hubungan saya dengan tetangga saya.
Awalnya berbicara dengan baik meminta tolong untuk menyampaikan pesan ke tetangga saya dengan alasan nomor saya ada pada data. Setelah saya konfirmasikan kepada tetangga yang tersangkut masalah tersebut, beliau tidak pernah mencantumkan nomor rumah saya kepada pihak bank.
Hampir setiap hari debt collector ini menelepon dan semakin hari nadanya makin tinggi, hal ini mulai mengganggu penghuni rumah karena siapapun yang mengangkat telepon dia berbicara dengan nada tinggi. Karena 'stress', ibu saya mencabut kabel telepon yang tentu saja merugikan kami karena apabila ada informasi penting bisa tidak sampai ke rumah.
Puncaknya pada hari Rabu, 11 Juli 2012, debt collector yang mengaku dari BNI Perintis Kemerdekaan Bandung menelepon dan mengatakan bahwa rumah saya akan disita.
Saya berusaha untuk tidak berkata kasar, tapi dia mengatakan hal hal yang jauh dari kata sopan, dan juga pihak BNI itu tidak tahu hubungan antara saya dengan tetangga saya.
Melalui surat ini saya berharap ada penjelasan dan permintaan maaf dari pihak BNI. Karena telah mengganggu ketenangan rumah saya, saya paham tugas anda sebagai debt collector tapi tolong gunakan bahasa yang sopan jika ingin meminta tolong.
Nur Dhimas
Jl. Haremis 2 Bandung
n.dhimas@gmail.com
085353530153
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































