Billing Indosat Matrix tidak Masuk Akal

Suara Pembaca

Billing Indosat Matrix tidak Masuk Akal

- detikNews
Selasa, 29 Mei 2012 11:35 WIB
Billing Indosat Matrix tidak Masuk Akal
Keluhan
Pada pertengahan bulan Desember 2011 saya mendaftarkan nomor Indosat Matrix saya untuk paket data Android seharga Rp. 100,000/bulan, sesuai petunjuk call center saya melakukan aktivasi paket data melalui SMS.

Pada tagihan paket data Desember 2011, Indosat belum memasukan pemakaian data tersebut ke tagihannya, tagihan tersebut baru dimasukkan pada tagihan untuk pemakaian bulan Januari 2012 sehingga saya terkena charge dua kali paket data untuk Desember 2011 dan Januari 2012.

Permasalahan sepertinya mulai timbul pada tagihan untuk pemakaian bulan Februari 2012. Tagihan tersebut kembali mengecil hanya menjadi Rp. 67,901, padahal layanan paket data Android masih bisa saya gunakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena saya melihat ke kejadian sebelumnya dimana tagihan paket data digabungkan kebulan berikutnya, saya tidak menaruh curiga dan saya lunaskan tagihan tersebut.

Pada saat tagihan untuk pemakaian bulan Maret 2012 keluar, saya merasa agak curiga karena tagihannya lebih besar yaitu Rp.437,150. Nomor Indosat saya hanya saya gunakan untuk paket Android dan Internet Banking, sangat jarang saya menggunakannya untuk Telepon.

Jadi kalaupun tagihan paket data untuk bulan Februari digabungkan jumlahnya tidak akan sebesar ini. Hal janggal lainnya adalah biasanya tagihan paket data dimasukkan pada biaya pemakaian Layanan VAS sementara dari tagihan Rp.437,150, sebesar Rp. 368,799 berasal dari biaya GPRS.

Karena merasa belum jelas, saya memutuskan untuk tidak membayarkan terlebih dahulu dan saya mengadukan hal ini ke Call Center Indosat. Dari pihak Call Center komplain saya akan diteruskan ke bagian Billing Indosat.

Saya menunggu penjelasan dari bagian Billing Indosat sampai hampir sebulan namun belum ditanggapi, hal ini menyebabkan nomor Indosat saya terblokir tidak dapat melakukan panggilan Telepon, tetapi masih bisa menerima.

Akhirnya saya mendapat telepon dari bagian Billing Indosat, ternyata bukan untuk menjelaskan hal diatas melainkan untuk menagih tunggakan pemakaian yang sebesar Rp.437,150. Saya tegaskan kembali kepada mereka bahwa saya belum mau bayar sebelum ada penjelasan mengenai tagihan tersebut.

Belum ada penjelasan mengenai permasalahan diatas, permasalahan yang lebih besar timbul. Tagihan untuk pemakaian bulan April 2012 sebesar Rp. 2,802,872 dan biaya GPRSnya Rp. 2,085,591 (sungguh jumlah yang sangat besar).

Saya memutuskan untuk datang ke Galeri Indosat Pondok Indah, dari hasil penelusuran, ternyata paket data saya dalam keadaan tidak aktif, hal ini dikarenakan saya pernah melakukan UnReg untuk layanan ini, sehingga saya dikenakan biaya GPRS Reguler.

Customer Sservice hanya menghimbau seharusnya setiap bulan saya memeriksa status apakah layanan masih aktif atau tidak. Ini adalah hal yang tidak masuk akal bagi saya karena seharusnya kalau layanan sudah aktif, pelanggan biasanya tidak memeriksa status layanan kecuali ada masalah pada layanan tersebut.

Apabila ada kesalahan sistem pada Indosat sehingga layanan tersebut tiba-tiba UnReg dengan sendirinya, seharusnya layanan tersebut mati total sehingga tidak menjebak pelanggan dengan tagihan GPRS yang tidak masuk akal.


Aryodya Harsono
Komplek Bintaro Paradis Kav. 10 Bintaro Permai
aryodya_cipta@hotmail.com
08161186623



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads