Tagihan Matrix yang tidak Pernah Saya Miliki

Suara Pembaca

Tagihan Matrix yang tidak Pernah Saya Miliki

- detikNews
Minggu, 23 Okt 2011 09:37 WIB
Tagihan Matrix yang tidak Pernah Saya Miliki
Keluhan
Tanggal 18 Oktober 2011, saya mendapatkan dua kertas billing tagihan dari Matrix Indosat yang tidak pernah saya miliki, karena saya hanya memiliki kartu IM3. Tagihan tersebut sebesar Rp 192.500 x 2=Rp 385.000.

Saya menghubungi call center Matrix, dan menceritakan bahwa saya pernah ditawari oleh seorang sales indosat untuk mengambil perdana kosong dan dikatakan bahwa kartu ini gratis serta nanti akan ada konfirmasi dulu pada saya saat akan diaktifkan atau tidak. Apabila kartunya aktif dan tidak ada pemakain selama 3 bulan berturut-turut, otomatis kartu itu akan tertutup dalam sistem.

Tanggal 19 Oktober 2011 saya datang ke galeri Indosat Mall Ambasador, solusi terbaik yang ditawarkan oleh pihak Indosat adalah keringanan setengah harga dari jumlah total tagihan yang saya miliki dan kartu Matrix nya saat ini sudah dilakukan pemblokiran. Saya tetap bersikeras untuk tidak membayar billing tagihan tersebut karena saya benar-benar tidak pernah memiliki kartu Matrix tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Esok harinya saya menghubungi kembali ke call center Matrix Indosat, diinformasikan kalau pengaktifan kartu itu secara otomatis oleh sistem tanpa verifikasi. Berdasarkan hal tersebut diatas saya berpikiran bahwa pihak indosat telah mengambil hak dari masyarakat seperti saya ini dimana semua perjanjian yang ada dari awal dengan pihak sales tidak sesuai aturan dengan aturan yang diberikan.


Nur Rachmat
Komplek SBS Blok AC4 No. 2 Bekasi
nur.rachmat@sequislife.com
02144238364



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads