Untuk ke Sekian Kalinya XL

Suara Pembaca

Untuk ke Sekian Kalinya XL

- detikNews
Jumat, 17 Sep 2010 16:26 WIB
Untuk ke Sekian Kalinya XL
Keluhan
Ini sudah kejadian yang ke sekian kalinya pelanggan mengaktifkan layanan dan kesulitan untuk berhenti (stop berlangganan). Tanggal 10 September saya mengaktifkan layanan SMS lebaran 3 hari via *123#. Tanggal 12 September saya ingin menghentikan layanan ini tapi tidak tahu caranya. Jadi saya menghubungi *123# memilih paket layanan SMS lebaran 3 hari dan memilih tidak berlangganan.

Saya pikir itu adalah untuk berhenti berlangganan (perhatikan permainan kata-kata dari XL: "Tidak Berlangganan"). Ternyata itu adalah untuk mengaktifkan paket SMS lebaran tapi tidak otomatis diperpanjang. Jadi pulsa saya terpotong lagi 5 ribu.

Saya pikir dengan aktifnya layanan ini, yang otomatis terpotong sudah tergantikan dengan layanan yang tidak berlangganan. Jadi saya relakan pulsa terpotong.
 
Ternyata tanggal 13 September pulsa saya terpotong lagi 5 ribu karena layanan otomatis diperpanjang masih aktif (yang dari tanggal 10 September). Saya langsung menghubungi 817 (yang artinya pulsa saya terpotong 500), dan sudah dikonfirmasi bahwa pihak XL akan membantu memproses stop langganan paket SMS lebaran 3 hari. Tapi, hari ini pulsa saya terpotong 5 ribu. Berarti total pulsa saya terpotong 20 ribu untuk layanan yang sebenarnya saya butuhkan hanya di tanggal 10 - 12 September.

Ini adalah kejadian yang ke sekian karena bulan Mei yang lalu saya pernah mengajukan keluhan mewakili teman saya (bukan nomor di atas) yang kasusnya mirip. Setelah menggunakan paket SMS 7 hari (5 ribu), teman saya ingin mengganti menjadi paket SMS unlimited (25 ribu).

Kalau dipikirkan secara logika seharusnya paket 25 ribu ini otomatis menggantikan paket 5 ribu karena layanannya sama (paket SMS). Tapi, ternyata setiap 7 hari pulsa terpotong terus. Bahkan, setelah dikeluhkan via 817 dan 'sudah dikonfirmasi' bahwa paket tersebut sudah dinonaktifkan namun seminggu kemudian tetap terpotong.

Liung Hartono
Jakarta
 



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait