Perbuatan yang Tidak Menyenangkan Standard Chartered Bank

Suara Pembaca

Perbuatan yang Tidak Menyenangkan Standard Chartered Bank

- detikNews
Kamis, 08 Jul 2010 09:39 WIB
Perbuatan yang Tidak Menyenangkan Standard Chartered Bank
Keluhan
Pada hari Selasa 06 Juli 2010 pk 10.30 saya ditelepon oleh yang mengaku Debt Collector Bank Standard Chatered (a/n Sdr Raymond). Dengan tanpa basa basi saya dicaci maki dengan kata kasar/ binatang untuk segera melunasi hutang orang lain a/n Eny SH. Alasannya karena nama saya tertulis sebagai nama referensi di aplikasi tersebut dan saya telah menandatanganinya.

Saya konfirmasi kepada yang bersangkutan saya tidak pernah tanda tangan apa pun sebagai referensi dan tidak pernah dikonfirmasi ulang sebelumnya dari pihak bank pada saat pengajuan KTA Sdri Eny. Kemudian yang bersangkutan menanyakan alamat dan ingin bertemu saya.

Saya pun berniat baik agar mereka bertemu dengan saya dan menjelaskan apa permasalahannya. Saya pun berencana akan membawa polisi sebagai penengahnya. Sekaligus menjelaskan kedudukan hukumnya.

Saya bukan sebagai terhutang tapi sebagai nama yang bisa dihubungi. Tetapi, tawaran saya ini ditolak karena saya tidak bisa menjamin uang jika bertemu. Bahkan, Sdr Raymond  mencaci, menghina, dan mengancam akan membuat saya kehilangan pekerjaan karena mereka akan menelepon teror lainnya kepada atasan saya dan teman kantor.

Belum lagi kata-kata yang tidak pantas mengait-ngaitkan nyawa anak saya. Yang bersangkutan memberi nomor telepon 021-83798739 dan akan memberi keringanan penyelesaian pinjaman jika saya bisa menjamin untuk membayar hutang tersebut.

Dengan surat ini saya ingin menanyakan keprofesionalan nank. Mengapa pihak bank menagih hutang kepada "nama yang bisa dihubungi" tetapi 'bukan' kepada yang terhutang? Apakah pada saat aplikasi KTA pihak bank selalu mengkonfirmasi ulang pihak "nama yang bisa dihubungi" sebagai referensi? Karena, selama ini saya merasa tidak pernah dikonfirmasi ulang pihak bank sebagai referensi kartu kredit/ KTA pada saat pengajuan.

Jadi saya tidak tahu menahu mengenai hutang ini. Saya harap pihak bank dapat mengevaluasi cara menagih hutang dengan baik. Tidak berbohong/ mengada-ada, beretika, serta menjunjung tinggi privacy orang lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan hutang. Sesuai hukum "nama yang bisa dihubungi" 'tidak mempunyai kewajiban dalam hal membayar hutang'.

Kalau memang niatnya ingin minta bantuan, mintalah dengan baik-baik, tetapi bukan untuk ditagih hutang. Dengan telepon teror ini saya sangat dirugikan dan saya mendapat perbuatan yang tidak menyenangkan dari pihak bank.

Saya harap saya dapat respon/konfirmasi baik baik dari Pihak Bank, dan saya akan bantu sebisa saya. Antara saya, yang terhutang (dan pengacaranya), serta pihak Bank. Saya telah mengirim email namun belum ada jawaban. Saya faks ke nomor yang tertera di website namun nomor tersebut tidak dapat dihubungi.

Saya ada itikad baik agar masalah ini dapat diselesaikan secara baik. Terima kasih.

Septi SP
021-50485200





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait