Pengelola Tol Tidak Peduli dengan Jumlah Kendaraan yang Masuk

Suara Pembaca

Pengelola Tol Tidak Peduli dengan Jumlah Kendaraan yang Masuk

- detikNews
Senin, 11 Jan 2010 14:06 WIB
Pengelola Tol Tidak Peduli dengan Jumlah Kendaraan yang Masuk
Keluhan
Pada tanggal 10 Januari 2010 saya melakukan perjalanan dari Bintaro menuju Rawamangun. Oleh karena ingin menghemat waktu saya memilih melewati jalan tol. Tol yang saya lewati yaitu JORR - tol dalam kota.

Pada pukul 22.00 saya tiba di gerbang tol menuju tol dalam kota (Tol Wiyoto Wiyono). Alangkah terkejutnya saya karena antrean kendaraan sangat panjang. Hal ini diperparah oleh tidak dibukanya beberapa gerbang tol.

Setelah kurang lebih 30 menit akhirnya saya tiba di gerbang tol. Sebelum membayar tol saya memberi saran kepada petugas agar pintu tol dibuka semua saat ramai. Namun, petugas tersebut menjawab, "baru pertama kali masuk ya? kalo mau buka, buka aja sendiri pintunya."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya bingung dengan jawaban petugas tersebut. Sayangnya saya lupa mencatat nama petugas tersebut. Apakah maksud petugas itu adalah dari dulu beberapa pintu tol hanya sebagai pajangan dan pengelola tol tidak peduli dengan jumlah kendaraan yang masuk.

Saya sangat kecewa karena jawaban petugas tersebut yang asal-asalan dan sepertinya dia tidak suka diberi saran. Seharusnya pengelola jalan tol yaitu CNMP memberikan pelayanan yang baik kepada pengguna jalan tol mengingat tarif tol yang mahal tapi kualitas pelayanannya buruk sekali.

Mohon pengelola Jalan Tol Wiyoto Wiyono memperbaiki kualitas pelayanannya dan 'menjelaskan maksud dari jawaban petuas tol tersebut'. Terima kasih.

Pandu
Jl Rajungan Rawamangun Jakarta Timur
sh.pandu@live.com
02130549859





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait