Seperti Ada Keengganan BNI Melayani Customer Syariah

Suara Pembaca

Seperti Ada Keengganan BNI Melayani Customer Syariah

- detikNews
Sabtu, 21 Mar 2009 18:02 WIB
Seperti Ada Keengganan BNI Melayani Customer Syariah
Keluhan
Pada hari Rabu tanggal 18 Maret 2009 sekitar jam 8.30 saya mendatangi BNI Tamansari 80 Bandung untuk membuka rekening BNI Syariah. Setelah mendapat giliran pada Customer Service saya diminta menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). 

Oleh karena KTP saya bukan KTP Kota Bandung saya diminta menunjukkan bukti diri sekunder lain yang kebetulan tidak ada. Kecuali kartu tanda mahasiswa (KTM) yang sudah expired (kebetulan yang baru tidak saya bawa). Akhirnya aplikasi saya tidak dapat diproses.

Saya meminta bertemu dengan atasan mereka (sayang semua nama mereka tidak saya catat). Di sana saya mempertanyakan policy BNI. Ibu tersebut menjawab dengan jawaban yang sama juga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian saya beragumen bukankah KTP saya berlaku di seluruh Indonesia? Apakah Kartu Kredit ITB Card saya yang masih aktif (kartu kredit BNI) dan Rekening TAPLUS yang saya bawa dapat menjadi pengganti pengenal sekunder untuk membuka rekening BNI syariah? Tapi, tetap saja mereka menolak aplikasi saya tersebut.

Akhirnya dengan sedikit emosi saya tinggalkan bank tersebut menuju Bank BNI Kampus ITB. Sayang sekali sesampainya di sana aplikasi tidak dapat dilakukan dengan alasan lain. Form aplikasi habis.

Pengalaman di atas menjadi pikiran saya. Sekaku itukah policy BNI dalam melayani customer? Saya melihat secara psikologis seperti ada keengganan pegawai BNI untuk melayani customer BNI Syariah. Mungkinkan ada persaingan internal di dalam BNI?

Kurnia Muludi S
Mahasiswa S3 STEI ITB
NIM 33506003





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait