Dilansir AFP, Sabtu (18/4/2026), pernyataan Trump dilontarkan setelah laporan Axios menyebut bahwa Washington sedang mempertimbangkan pertukaran uang tunai senilai $20 miliar untuk material uranium yang telah diperkaya tersebut.
"AS akan mendapatkan semua 'Debu' Nuklir, yang dihasilkan oleh pesawat pembom B2 hebat kita - Tidak ada uang yang akan berpindah tangan dalam bentuk apa pun," kata Trump di jaringan Truth Social miliknya.
Adapun 'debu nuklir' yang dimaksud ialah uranium yang diciptakan oleh pesawat pembom B-2 dalam Operation Midnight Hammer pada 25 Juni 2025 lalu.
Serangan yang dilancarkan menggunakan pembom B-2 itu menargetkan fasilitas nuklir Iran di Fordo dan lokasi lainnya, yang mengakibatkan uranium yang telah diperkaya terkubur jauh di bawah tanah.
(fca/fca)











































