Keluhan
Pada bulan Agustus 2007 saya mendapatkan telepon dari HSBC yang menawarkan Kartu Kredit Mastercard yang berjenis Gold (perlu diketahui sebelumnya saya pernah menggunakan kartu kredit HSBC Mastercard Silver dari tahun 2005 dan saya tutup Desember 2007 tanpa ada masalah). Saya mendapatkan tawaran ini karena saya melakukan pembayaran sangat baik dari kartu Silver yang saya gunakan. Penawaran itu juga termasuk bebas iuran kartu selama satu tahun. Sebelumnya saya sudah menolak tawaran tersebut. Namun, pihak HSBC sedikit memaksa dengan tetap mengirimkan kartu Gold tersebut. Akhirnya saya setuju untuk dikirimkan kartu tersebut.
Tapi, sebelumnya saya bertanya bagaimana jika kartu tersebut tidak saya gunakan. Orang tersebut bilang tidak apa-apa dan gunting kartu tersebut menjadi dua. Seminggu setelah itu saya menerima kartu tersebut dan langsung saya gunting dan saya buang.
Setelah satu tahun. Tepatnya bulan September 2008 saya menerima tagihan dari HSBC Gold Mastercard. Oleh karena saya tidak pernah menggunakan kartu tersebut maka saya telepon ke Customer Service HSBC dan menceritakan masalah tersebut (waktu itu saya lupa mencatat nama Customer Service tersebut).
Oleh Customer Service tersebut awalnya saya ditawarkan untuk dikirimkan kembali kartu tersebut dengan bebas iuran lagi selama satu tahun. Tapi, saya menolaknya dan Customer Service tersebut akhirnya mengkonfirmasikan bahwa "kartu atas nama saya sudah ditutup dan jika masih menerima surat tagihan mohon diabaikan".
Bulan Oktober saya masih menerima tagihan tersebut yang sudah bertambah dengan 'Late Charge Assesment' sebesar Rp 75,000. Karena dibilang abaikan maka tagihan tersebut langsung saya buang.
Bulan November saya masih menerima tagihan tersebut yang jumlahnya terus bertambah. Sempat mendapat telepon dari seorang pria bernama Budi yang menagih. Saya sudah menjelaskan kalau saya sudah menyelesaikannya tapi orang tersebut dengan emosi tidak mau menerima dan terus menagihnya.
Pada tanggal 28 november 2008 sekitar pukul 10.00 saya kembali telepon Customer Service HSBC dan yang menerima bernama Gadis. Kembali saya jelaskan masalah tersebut ditambah saya pernah menelepon untuk menutupnya. Kemudian saya ditanya Customer Service yang menerima siapa? Dan kapan? Saya bilang lupa siapa. Tapi, saya telepon sekitar akhir bulan September.
Dengan Customer Service tersebut kembali dikonfirmasikan bahwa "kartu atas nama saya sudah ditutup dan jika masih menerima surat tagihan mohon diabaikan". Pada bulan Desember kembali saya menerima tagihan tersebut ditambah biaya tambahan lainnya yang semakin membengkak.
Apakah ini cara kerja HSBC untuk mendapatkan sedikit pemasukan. Saya sudah malas untuk menelepon karena pasti akan tetap berulang kembali.
Sobari
Jl Desa Putera RT 13/05
Srengseng Sawah Jagakarsa Jakarta
baryboi@gmail.com
021 93691282
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































