Kenaikan Tarif PAM Palyja Tidak Masuk Akal

Suara Pembaca

Kenaikan Tarif PAM Palyja Tidak Masuk Akal

- detikNews
Selasa, 11 Nov 2008 09:05 WIB
Kenaikan Tarif PAM Palyja Tidak Masuk Akal
Keluhan
Kenaikan tarif PAM Palyja tidak masuk diakal. Karena kenaikan tarifnya disesuaikan dengan luas bangunan si pemakai. Bukan berdasarkan banyaknya penggunaan air PAM tersebut.

Berdasarkan pengumuman dari PT Palyja bahwa untuk kenaikan tarif berdasarkan luas rumah. Untuk luas rumah 28,8 m2 dikenakan tarif K1. Lebih dari itu dikenakan tarif K2 dan K3.

Saya adalah penghuni kontrakan (jumlah penghuni kontrakan sebanyak 10 pintu dengan luas tanah kurang lebih 60 m2) dengan menggunakan jasa air PAM Palyja. Kami sebagai pengguna air PAM Palyja merasa dirugikan karena kami biasa membayar air PAM kurang lebih sebesar Rp 220,000 per bulannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi, sekarang dengan adanya kenaikan tersebut kami harus membayar menjadi kurang lebih sebesar Rp 833,000. Kenaikannya hampir empat kali lipat dari biasa kami membayar.

Kami mohon kepada PT Palyja untuk dapat mempertimbangkan hal tersebut. Karena kami sebagai rakyat kecil dengan adanya kenaikan tersebut makin sulitlah hidup kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami imbau kepada Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) akan dapat menindaklanjuti atas ketidakadilan ini dan membela rakyat kecil.

Irawan
Kp. Muk Kel. Kedaung Kaliangke
Jakarta Barat
eat.buitenzorg@gmail.com
08569876656



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait