Nasi Bakar Mr Puencheng Seharusnya Berterima Kasih

Suara Pembaca

Nasi Bakar Mr Puencheng Seharusnya Berterima Kasih

- detikNews
Senin, 06 Okt 2008 11:05 WIB
Nasi Bakar Mr Puencheng Seharusnya Berterima Kasih
Keluhan
Saya dan keluarga punya pengalaman sangat buruk beberapa hari yang lalu pas malam takbiran tanggal 30 September 2008 sekitar jam 8 malam dengan outlet Nasi Goreng Bakar Mr Puencheng. Tepatnya di Jl Laksda Adi Sucipto Km 7,4 Yogyakarta.

Info alamat resto ini didapat dari brosur yang mereka letakkan di meja-meja makannya. Di seberangnya kalau tidak salah sebuah showroom mobil. Sederetan dengan Mal Ambarukmo. Kalau belok ke kiri bisa ke arah Magelang (Borobudur), dan kalau terus menuju Solo atau Prambanan.

Kami sekeluarga mendapat perlakuan yang sangat tidak terpuji dan kasar dari seseorang yang tak punya etika (sepertinya salah satu pemilik resto) yang mengusir kami sambil setengah mendorong kami keluar. Sesaat sesudah kami selesai membayar dan hendak meninggalkan lokasi. Bahkan, orang tua saya yang sudah berumur pun juga ikut didorong-dorong keluar!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Abang saya yang mencoba menjelaskan karena mengira dia salah paham, juga tidak dihiraukan, sambil tetap mengusir kami. Ternyata dia bukan salah paham. Hanya tidak ingin kalau sampai service buruk mereka diketahui calon pengunjung lainnya.

Dikarenakan dia tidak mau restonya yang baru saja buka (ada spanduk juga ucapan selamat pembukaan oulet baru) diketahui orang banyak. Bahwa tempatnya tidak sebersih seperti penampilan luar.

Kami memberitahu ke mereka kalau di minuman-minuman (es campur dan juice) yang kami pesan ditemukan bongkahan-bongkahan kecil Gabus. Itu pun setelah complaint kami yang pertama tidak digubris mereka. Ternyata seperti pengakuan pelayannya juga. Kalau gabus tersebut berasal dari gabus penyimpan es.

Kalau kami tahu dari awal resto tersebut seperti itu buat apa dari awal kami coba beritahu pelayan mereka secara diam-diam karena coba respect terhadap pemilik resto dan agar pengunjung lain tidak panik karena case tersebut.

Seharusnya mereka berterima kasih karena telah diberitahu mengenai gabus itu. Agar semua pengunjung lain tidak perlu sampai complaint hal yang sama. Tapi, justru perlakuan sebaliknya yang kami terima.

Kami jadi trauma makan di rumah makan di luar kota. Baru pertama kalinya kami alami perlakuan buruk dari sebuah resto. Sebelumnya kami juga sempat heran karena bon tidak boleh diminta. There must be something wrong with this resto?

Bisa Anda bayangkan. Kami benar-benar kaget ketika diusir. Di mana seharusnya kami yang marah malah pihak resto yang marah ke kami? Mereka sengaja menunggu setelah pengunjung sepi dan setelah kami selesai membayar sambil bilang kalau resto mereka masih baru buka dan tidak ingin case ini sampai diketahui orang banyak.

Mungkin mereka baru pertama kalinya terjun di bisnis resto seperti ini. Atau bahkan tidak pernah membuka bisnis juga. Tidak heran sebelumnya mereka sempat dimaki-maki dan disumpahi oleh pengamen-pengamen yang juga sempat diusir di awal oleh seorang lagi dari pihak resto juga.

Sungguh memalukan perbuatan salah seorang warga dari kota yang kami kira sopan-sopan dan telah menodai image positive yang ada. Mudah-mudahan saja outlet resto tersebut bisa memperhatikan permasalahan ini dengan baik.

Buat Head Resto Mr Puencheng mungkin bisa jadi bahan masukan untuk pemberian izin permintaan franchise untuk outlet-outlet baru di masa yang akan datang. Supaya tidak merusak image Mr Puencheng sendiri. Dan mudah-mudahan saja hanya outlet yang ini saja yang bermasalah dengan sikap dan etika bisnisnya. Silakan dievaluasi perlakuan outlet tersebut terhadap pengunjung. Apa pantas dipertahankan?

Buat yang lain sebaiknya lebih berhati-hati supaya tidak mengalami hal yang sama seperti yang dialami kami sekeluarga dan tidak gampang tergoda dengan penampilan luar sebuah resto. Ternyata tempat yang bagus dan kelihatan bersih tidaklah menjamin kebersihan dan service yang baik dari pemilik resto.

Semoga bisa jadi pembelajaran buat pemilik resto-resto lainnya untuk tidak seenaknya memperlakukan pengunjung-pengunjungnya. Sebagai tambahan informasi website resto: www.nasigorengbakar-mrpuencheng.com.

Sandy
Jakarta
GoMailBox2k@yahoo.com



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads