Ini Alasan MUI Imbau #2019GantiPresiden Tak Digelar di Jabar

Ini Alasan MUI Imbau #2019GantiPresiden Tak Digelar di Jabar

Mochamad Solehudin - detikNews
Kamis, 02 Agu 2018 13:14 WIB
Ketua MUI Jabar Rachmat Syafei (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Ketua MUI Jabar Rachmat Syafei menegaskan imbauan agar deklarasi #2019GantiPresiden tidak digelar di Jabar ialah sikap resmi dari organisasinya. Imbauan dan sikap yang disampaikan melalui Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar berkaitan hal tersebut sudah melalui kajian internal.

"Betul, ia imbauan (dan sikap resmi MUI Jabar)," kata Rachmat via telepon, Kamis (2/8/2018).



Rachmat menjawab konfirmasi soal pernyataan Rafani itu mewakili lembaga MUI Jabar. Dia menuturkan imbauan itu sengaja dikeluarkan semata-mata untuk meredam panasnya suhu politik yang terjadi saat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasalnya, dia khawatir gerakan #2019GantiPresiden tersebut bisa menimbulkan konflik horizontal di masyarakat. Contohnya saja, saat deklarasi #2019GantiPresiden di Batam pada Minggu 29 Juli lalu, mendapat reaksi keras dari pihak yang menentang kegiatan tersebut.

Melihat itu, ujar Rachmat, MUI Jabar mengkaji dan mengeluarkan imbauan agar kejadian serupa tidak terjadi di Jabar. "Ia ini hasil kajian (MUI Jabar)," ucapnya.


Selain itu, Rachmat mengungkapkan, rencana deklarasi #2019GantiPresiden di Jabar pada 11 Agustus mendatang berdekatan dengan waktu pelaksanaan Asian Games 2018. Pihaknya tidak ingin jelang pelaksanaan pesta olah raga tersebut terganggu oleh aksi-aksi yang tidak bermanfaat.

Apalagi akan ada puluhan negara hadir untuk mengikuti pesta olah raga terbesar kedua setelah Olimpiade. Jangan sampai, sambung dia, terjadi konflik yang bisa merusak citra Indonesia di hadapan puluhan negara peserta Asian Games 2018.

"Supaya (kita ikut) menyukseskan (Asian Games), karena kan (rencana deklarasi di Jabar) pas tanggalnya itu dekat dengan Asian Games," ucap Rachmat.

(mso/bbn)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
Selengkapnya



Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Ajang penghargaan persembahan detikcom bersama Polri kepada sosok polisi teladan. Baca beragam kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini.
Hide Ads