Tadi malam, istri Saefulloh dan anaknya dilepas kembali dan dipulangkan ke rumah kontrakannya di RT 05 / RW 35, Dusun Bedingin Wetan, Sumberadi.
"Tadi malam, sekitar jam 22.00 istri dan anaknya Syaefulloh dipulangkan ke kontrakannya," kata Ketua RT 05, Sumarjono ditemui di rumahnya, Kamis (12/7/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumarjono mengetahui istri Saefulloh dilepas setelah dia mendapat pesan singkat dari nomor tidak dikenal. Isi pesan singkat itu memberi kabar di depan rumah kontrakan Saefulloh banyak orang berkumpul.
"Saya langsung mengecek bersama warga yang ronda. Saya lihat salah satu orang yang wajahnya tidak asing, dia yang ikut menangkap keluarga Saefulloh paginya. Saya tanya, istrinya Saefulloh dan anaknya dilepas," jelasnya.
"Istri pertama, istri kedua, dan tiga anak sudah dipulangkan," jelasnya.
Garis polisi sudah dilepas (Foto: Ristu Hanafi/detikcom) |
Baca juga: Seorang Warga di Bantul Diamankan Densus 88 |
Sumarjono mengaku tadi malam tim dari Densus yang memulangkan istri dan anak Saefulloh. Dia tahu setelah melihat salah satu wajah orang yang dia ingat ikut dalam penangkapan siang kemarin.
"Saya cuma mengecek ke lokasi, tidak sempat bertanya ke Densus apa alasan dipulangkan," imbuhnya.
Selain dari pantaun detikcom, rumah kontrakan Saefulloh sudah tidak lagi dipasang garis polisi. "Garis polisi sudah dicopot, tadi malam sekitar jam 21.00-22.00," kata Ketua RT 05, Sumarjono ditemui di rumahnya, Kamis (12/7/2018). (mbr/mbr)












































Garis polisi sudah dilepas (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)