"Pihak swasta dan negeri bersama Pemkab Banyuwangi bersinergi mengentaskan kemiskinan. Di Ramadan ini kita menganjurkan kegiatan santunan dan pemberian sembako kepada fakir miskin dan duafa juga di galakkan," ujar Bupati Anas, kepada wartawan, Senin (5/6/2018).
Hal ini diwujudkan BNI 46 Cabang Banyuwangi. Kegiatan pemberian santunan kepada kaum duafa dilakukan di Banyuwangi. Sebanyak 250 masyarakat Banyuwangi yang belum beruntung mendapatkan bingkisan berupa sembako dan keperluan lebaran tahun ini.
"Ini sinergi dari Pemkab Banyuwangi bersama dengan pihak swasta. Kita berikan fasilitas tempat dan data kaum duafa, sementara pihak perbankan dan perusahaan menyediakan sembako. Agar target penerima bisa sesuai dengan sasaran dari Pemkab Banyuwangi juga," tambahnya.
Ditambahkan Kepala Cabang BNI Banyuwangi, Yudi Darmawan, bentuk berbagi kasih yang digelar Pemkab Banyuwangi dan BNI ini merupakan program DigiCare BNI. "Bingkisan ramadan bagi masyarakat kurang mampu dengan senilai Rp. 200.000 meliputi 10 Kg beras, 2 liter minyak goreng dan 2 kg gula. Semoga bermanfaat bagi masyarakat sekitar," ujarnya.
Banyuwangi di bawah naungan BNI Wilayah Malang menjadi peluncuran program DigiCare bersama dengan Tulungagung, Madiun (Ngawi) dan Jember dengan total 1.000 bingkisan senilai Rp.200 juta.
"Program ini merupakan rangkaian kegiatan HUT ke-72 BNI, yang bertujuan untuk berbagi kebahagiaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu," pungkasnya. (fat/fat)











































