Kapolsek Perak AKP Untung Sugiarto mengatakan, sekitar pukul 15.00 WIB tanpa pengawasan orang tua, kedua korban asyik bermain di tepi sungai Waru Turi yang berada tak jauh di belakang rumah mereka.
Sadar anaknya tak di rumah, ibu Amir, Ida Wulandari (36) mencari di sekitar tepi sungai. Saat itu lah Ida melihat buah hati dan keponakannya (Retno) sudah hanyut terseret derasnya arus sungai Waru Turi. Sontak ibu korban berteriak meminta pertolongan suaminya Kusnadar (42).
"Kusnadar berhasil menyelamatkan anaknya. Namun, saat itu korban Retno sudah tak nampak di permukaan sungai," kata Untung saat dihubungi detikcom, Kamis (1/3/2018).
Usai mengangkat tubuh anaknya dari sungai, lanjut Untung, Kusnadar pun meminta bantuan warga sekitar untuk mencari Retno. Setelah menyisir sungai beberapa jam lamanya, tubuh gadis 7 tahun ini ditemukan.
"Korban Retno ditemukan sekitar 300 meter dari lokasi tenggelam," ujarnya.
Kedua korban, tambah Untung, dibawa ke RSUD Jombang untuk menjalani perawatan. Namun, nyawa Retno tak bisa diselamatkan.
"Saat di IGD, korban Retno meninggal," terangnya.
Saat ini, tambah Untung, jenazah Retno telah diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan. Sementara Amir masih menjalani perawatan di RSUD Jombang.
"Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah, hasil pemeriksaan juga tak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," tandasnya. (iwd/iwd)











































