Safari Gerakan Nasional Gembar Membaca Sambangi Trenggalek

Safari Gerakan Nasional Gembar Membaca Sambangi Trenggalek

Adhar Muttaqin - detikNews
Rabu, 17 Mei 2017 11:05 WIB
Safari Gerakan Nasional Gembar Membaca Sambangi Trenggalek
Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Perpustakaan Nasional bersama Pemprov Jawa Timur dan Pemkab Trenggalek menggelar safari gerakan nasional gemar membaca, guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membaca buku.

Pustakawan Utama Perpusnas, Fathmi, di Pendapa Trenggakek mengatakan, peningkatan budaya membaca sangat penting untuk ditingkatkan. Terlebih saat ini angka melek huruf di Indonesia baru mencapai 88 persen, tertinggal jauh dibanding negara-negara maju.

"Kalau di Jepang angka melek huruf sudah mencapai 99 persen. Hal ini terjadi karena masyarakat Indonesia belum melaksanakan kegiatan membaca secara intens sebagai kebutuhan hidup," katanya, Rabu (17/5/2017).

Dalam safari tersebut, Perpusnas juga menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten untuk berbagi ilmu serta pengetahuan terkait pengembangan minat baca, sekaligus membedah berbagai persoalan yang berkaitan langsung dengan gerakan literasi.

Fathmi menjelaskan, untuk mendongkrak minat baca tersebut, berbagai macam cara dilakukan pemerintah, termasuk dengan melakukan kampanye gerakan membaca di sejumlah daerah. Pihaknya juga mengapresiasi berbagai upaya masyarakat yang secara proaktif mengkampanyekan minat baca dengan mendirikan perpustakaan di lingkungan sekitarnya.

Selain itu di tengah kemajuan teknologi saat ini, Perpustakaan Nasional juga tidak mau ketinggalan, salah satunya dengan mengembangkan perpustakaan sistem digital atau yang biasa disebut ipusnas.

"Perpustakaan digital itu bisa diakses oleh berbagai macam media, mulai dari telepon pintar, tablet maupun komputer. Saat ini ada lebih dari 12 ribu judul buku, sedangkan jumlah buku yang diunduh mencapai 22 ribu lebih item, dengan penggun aktif lebih dari 18 ribu orang," ujarnya.

Sementara itu Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak mengaku mendukung penuh upaya untuk peningkatan minat baca di kalangan masyarakat. Menurutnya, di Trenggalek sendiri pihaknya juga terus berupaya meningkatkan minat baca termasuk dengan aktif mengopersionalkan mobil perpustakaan keliling.

"Kami ingin pengembangan Trenggalek bukan hanya sumber daya alamnya saja, tapi termasuk sumber daya manusianya. Dengan SDM yang bagus maka secara otomatis pembangunan sektor yang lain juga akan ikut terkerek," ujarnya. (fat/fat)
Berita Terkait