ADVERTISEMENT

Bareskrim Tetapkan Rionald Soerjanto Tersangka Kasus Dugaan Penipuan

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 10 Agu 2022 19:27 WIB
Rionald Anggara Soerjanto (tengah). (Rakha/detikcom)
Foto: Rionald Anggara Soerjanto (tengah). (Rakha/detikcom)
Jakarta -

Dittipideksus Bareskrim Polri menetapkan Rionald Anggara Soerjanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dan atau penipuan di PT Asli Rancangan Indonesia. Penetapan ini dilakukan usai dilakukannya gelar perkara.

"Iya (sudah tersangka). Sejak Senin lalu," kata Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan saat dikonfirmasi, Rabu (10/8/2022).

Setelah itu, Whisnu mengatakan pihaknya bakal melakukan pemanggilan terhadap Rionald Soerjanto sebagai tersangka. Pemanggilan dijadwalkan pada Kamis besok (11/8).

"Hari Kamis, panggilannya jam 10," ujar Whisnu.

Secara terpisah, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut kasus ini diduga terjadi sejak tahun 2018 hingga 2021 di Jakarta dan beberapa kota lainnya di Indonesia. Kasus ini mengakibatkan kerugian dengan nilai mencapai Rp 37,4 miliar.

"Dalam praktiknya, RAS merekrut orang untuk seolah-olah bekerja memasarkan produk PT. Asli Rancangan Indonesia, serta mengarahkan pembayaran fee pemasaran produk kepada orang yang tidak berhak," ujar Ramadhan.

Dalam kasus ini, penyidik sudah melakukan pemeriksaan sebanyak 26 orang saksi. Polisi masih terus menyelidiki kasus ini.

"Dari kasus ini, penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap 26 orang saksi dan 1 orang saksi ahli," katanya.

Seperti diketahui, Rionald Anggara Soerjanto pernah memenuhi undangan Bareskrim Polri pada Kamis (2/6) untuk diperiksa sebagai saksi.

"Dipanggil sebagai saksi (terlapor) dalam perkara dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan di PT Asli Rancangan Indonesia," kata Dirtipideksus Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Kamis (2/6).

Whisnu menjelaskan, kasus ini sudah masuk tahap penyidikan. Namun dia belum menjelaskan duduk perkara kasus yang melibatkan Rionald.

"Perkara saat ini dalam tahap penyidikan. Nanti hasilnya saya sampaikan," terang Whisnu.

Laporan terkait Rionald teregister dengan nomor LP/B/0081/II/2022/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 14 Februari 2022. Rio dilaporkan atas kasus dugaan tindak pidana penipuan, tindak pidana penggelapan dalam jabatan, tindak pidana pemalsuan surat, tindak pidana pencucian uang.

Dalam laporan itu, Rionald diduga telah melanggar ketentuan dalam Pasal 378 dan/atau Pasal 374 dan/atau Pasal 263 KUHP dan/atau Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Simak juga 'Pesan Jokowi Kala Muncul Modus Baru TPPU-Pendanaan Terorisme':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT