Ridwan Hisjam Siap Bertarung Lawan Ical dan Paloh

Berebut Ketum Golkar

Ridwan Hisjam Siap Bertarung Lawan Ical dan Paloh

- detikNews
Jumat, 31 Jul 2009 12:33 WIB
Ridwan Hisjam Siap Bertarung Lawan Ical dan Paloh
Jakarta - Ridwan Hisjam, mantan Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Timur, siap bersaing dengan Aburizal Bakrie (Ical) dan Surya Paloh dalam bursa Ketum Partai Golkar. Jika menang, Ridwan siap memimpin Golkar seperti era Sudharmono dan Harmoko.

Namun Ridwan meminta Munas dipercepat pada pertengahan Agustus 2009 agar proses pemenangan Pilpres 2014 cepat berjalan.

"Partai Golkar harus dilakukan konsolidasi organisasi total melalui munas dipercepat. Bentuknya top down dari atas ke bawah saat dipimpin Pak Sudharmono dan Pak Harmoko dalam rangka pembentukan dewan kerja agar solid ke daerah-daerah," ujar Ridwan dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (31/7/2009).

Jika sukses menggeser Jusuf Kalla (JK), mantan cawagub Jatim ini memastikan Golkar akan berada di jalurnya. Golkar akan tetap sebagai partai pendukung pemerintah sesuai dengan khittah Golkar pada 20 Oktober 1964.

Pria yang dekat dengan mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung ini menilai, Golkar kini telah keluar dari rohnya.
Sehingga ada wacana menjadi partai oposisi.

"Kenapa pada periode ini kita harus melakukan oposisi? Pak SBY juga dibesarkan Golkar. Bung Yuddy Chrisnandi itu tidak tahu dan harus belajar mengerti sejarah Partai Golkar. Kita jangan terbawa arus," katanya.

Sebagai fungsionaris partai, Ridwan tidak setuju dengan wacana oposisi. Karena sejak didirikan pada 20 Oktober 1964, rohnya Golkar adalah karya-kekaryaan. Filosofisnya berkarya artinya harus melakukan tindakan yang memberikan dukungan ke pemerintahan siapa pun.

"Dalam hal ini saya siap untuk memimpin Golkar untuk meluruskan tujuan Golkar yaitu berkarya. Kalau tidak bisa, saya siap membantu. Yang penting komitmennya meluruskan Partai Golkar, partai kekaryaan," tegas tokoh HMI ini.

Pria yang dekat dengan kalangan NU dan Muhammadiyah ini mengaku mendapat restu dari para pimpinan DPD Jatim dan beberapa daerah lainnya dalam pencalonannya. Hal itu dijadikannya modal untuk maju ke kursi satu Golkar.

Ridwan juga mengaku bergabung dalam berbagai organisasi para pengusaha. Sehingga dia siap bersaing dalam masalah uang dengan Ical dan Surya Paloh.

"Masalah dana itu menjadi keharusan, apalagi saat menjadi Ketua Golkar Jatim saya mengeluarkan dana cukup besar. Saya tidak boleh membuka di sini. Itu salah satu rahasia saya," tandas mantan Ketua HIPMI Jatim ini.

Munas Golkar rencananya akan digelar pada Oktober 2009. Kandidat yang muncul sebagai ketua umum periode mendatang antara lain Ical, Surya Paloh dan Yuddy Chrisnandi.
(nik/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads