AS Kerahkan Kapal Induk, Garda Revolusi Iran Latihan Militer di Selat Hormuz

AS Kerahkan Kapal Induk, Garda Revolusi Iran Latihan Militer di Selat Hormuz

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 16 Feb 2026 20:46 WIB
This handout picture provided by Irans Islamic Revolutionary Guards Corps (IRGC) on January 24, 2025 shows rockets firing from gunboats during a military drill in the Gulf and southern Iran. (Via AFP)
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada 24 Januari 2025 memperlihatkan roket yang ditembakkan dari kapal perang selama latihan militer di Teluk dan Iran selatan. (AFP)
Jakarta -

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memulai serangkaian latihan militer di Selat Hormuz. Media pemerintah Iran melaporkan latihan militer ini menjelang perundingan dengan Amerika Serikat (AS).

Dilansir AFP, Senin (16/2/2026), latihan perang tersebut, yang durasinya tidak ditentukan, bertujuan untuk mempersiapkan Garda menghadapi "potensi ancaman keamanan dan militer" di selat tersebut, kata televisi pemerintah, setelah AS mengerahkan kekuatan angkatan laut yang besar ke daerah tersebut.

Para politisi garis keras Iran telah berulang kali mengancam akan memblokir selat tersebut, jalur air strategis yang dilalui sekitar 20% produksi minyak dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Latihan tersebut, yang diawasi oleh kepala Garda Jenderal Mohammad Pakpour, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan IRGC untuk bereaksi dengan cepat, demikian dilaporkan media Iran. Garda adalah sayap ideologis militer Iran.

ADVERTISEMENT

Latihan tersebut berlangsung ketika Teheran dan Washington bersiap untuk putaran pembicaraan baru di Jenewa pada Selasa (17/2), yang dimediasi oleh Oman.

Kedua negara, yang bermusuhan selama empat dekade, melanjutkan diskusi pada 6 Februari di Oman, yang pertama sejak diplomasi terhenti Juni lalu selama perang Iran-Israel, yang menyebabkan Israel dan AS menyerang fasilitas nuklir Iran.

Presiden AS Donald Trump, yang menekan Iran untuk mencapai kesepakatan, telah mengerahkan kekuatan angkatan laut yang signifikan ke wilayah tersebut yang ia gambarkan sebagai 'armada'.

Setelah mengirim kapal induk USS Abraham Lincoln dan kapal perang pengawal ke Teluk pada Januari, Trump mengatakan pada Jumat (13/2), bahwa kapal induk kedua, Gerald R. Ford, akan berangkat segera ke Timur Tengah.

Halaman 2 dari 2
(rfs/whn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads