KPU Kerepotan Hadapi Kondisi Alam Papua

Pilpres Ditunda

KPU Kerepotan Hadapi Kondisi Alam Papua

- detikNews
Kamis, 09 Jul 2009 17:03 WIB
KPU Kerepotan Hadapi Kondisi Alam Papua
Jakarta - Hampir seluruh rakyat Indonesia telah melaksanakan Pilpres 2009 secara serentak. Namun tidak untuk masyarakat yang tinggal di Papua. Banyak saudara kita di daerah itu yang belum mencontreng pilihannya. Hal itu karena alam kurang bersahabat.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku kerepotan mendistribusikan segala perangkat pemilu. "Faktor utama dan kondisi alam dan kondisi cuaca, tidak mungkin diteruskan kalau sudah gelap. Kalau itu memang medan tidak memungkinkan, tidak berani kita kalau memang berkabut begitu terlalu bahaya," ujar anggota KPU, Syamsul bachri.

Hal itu disampaikan dia di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Syamsul, KPU setempat sudah berusaha berulangkali mencoba mengirimkan logistik ke Yahukimo. Namun kondisi cuaca yang sulit ditebak membuat mereka harus pulang-pergi berkali-kali sehari.

"Kita sudah coba terus, 15 menit pesawat naik turun lagi karena gelap," keluh Syamsul.

Syamsul pun mengungkapkan pengalaman pribadinya kala terbang bersama Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tiffatul Sembiring. Syamsul bersama Tiffatul bahkan berpucat ria bersama.

"Ketar-ketir saya kalau kesana, Pak Tiffatul Sembiring saja ikut pucat ikut kesana, kalau sudah dikocok dalam pesawat bagaimana," ujar Syamsul.

Namun demikian, syamsul mengungkapkan ada ssedikit kemajuan. Dari sembilan distrik yang pagi tadi belum mencontreng, sudah berhasil diselesaikan enam distrik di Yahukimo.

"Untuk hari ini yang belum tembus di Yahukimo tinggal 3 distrik nunggu logistik. Pagi tadi enam logistik sudah selesai mencotreng," ujar Syamsul, lega.

(van/ken)


Berita Terkait