SBY-Boediono Menang, Madagaskar Belajar

TPSLN Antananarivo

SBY-Boediono Menang, Madagaskar Belajar

- detikNews
Kamis, 09 Jul 2009 11:45 WIB
SBY-Boediono Menang, Madagaskar Belajar
Antananarivo - Pasangan Megawati-Prabowo dan JK-Wiranto juga gagal mengalahkan SBY-Boediono di Madagaskar. Di negara pulau ini Indonesia menjadi contoh bagaimana membangun demokrasi.

Dari 64 suara, sebanyak 48 mengalir ke pasangan SBY-Boediono, sisanya untuk Megawati-Prabowo 7 suara dan JK-Wiranto 8 suara. Satu surat suara dinyatakan tidak sah, demikian siaran pers KBRI Antananarivo yang diterima detikcom (8/7/2009) malam.

Pemungutan suara pilpres di Madagaskar berlangsung di Wisma Indonesia, Ivato, Antananarivo (8/7/2009), dan mendapat perhatian dari WNI di sana serta media massa setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaksanaan pemilu Indonesia di Madagaskar dianggap penting, karena saat ini negara tersebut sedang dalam krisis politik berkepanjangan menyusul kudeta 17 Maret 2009, yang menjatuhkan pemerintahan konstitusional Marc Ravalomanana.

Pemerintahan transisi sampai hari ini belum mendapatkan pengakuan internasional. Madagaskar terus berkutat mencari bentuk demokrasi yang dapat diterima semua fihak.

Dalam wawancara dengan para wartawan media setempat, Kuasa Usaha Tetap (Kutap) RI menjelaskan perjalanan demokrasi di Indonesia sejak pemilu 1955 hingga 2009 dan lompatan besar berupa pemilihan presiden secara langsung (2004, 2009), yang berlangsung aman dengan jumlah pemilih saat ini 171 juta orang.

Dalam tanggapannya, para wartawan mengemukakan bahwa pengalaman demokrasi Indonesia dan kesungguhan setiap elemen masyarakat dalam menegakkan demokrasi, sebagai suatu ciri masyarakat modern.

Model demokrasi Indonesia dinilai cocok dengan iklim politik di Madagaskar dan mereka berharap agar Madagaskar dapat menjadikan sistem dan pengelolaan pemilu di Indonesia sebagai contoh dalam menghadapi pemilu Madagaskar yang akan datang.
(es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads