NATO Akan Lakukan Apapun untuk Membela Turki dan Anggota Lainnya

NATO Akan Lakukan Apapun untuk Membela Turki dan Anggota Lainnya

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 22 Apr 2026 16:59 WIB
Sekjen NATO Mark Rutte (Foto: AFP/TOBIAS SCHWARZ)
Sekjen NATO Mark Rutte (Foto: AFP/TOBIAS SCHWARZ)
Jakarta -

Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte menegaskan bahwa aliansi tersebut akan melakukan "apapun yang diperlukan untuk membela" negara-negara anggotanya, termasuk Turki. Hal ini disampaikan setelah pasukan NATO mencegat empat rudal yang disebut ditembakkan dari Iran dan menuju wilayah udara Turki selama beberapa minggu terakhir.

Sebagai anggota aliansi pertahanan pimpinan AS tersebut, Turki yang berbatasan dengan Iran, sebagian besar terhindar dari serangan pembalasan Iran seperti yang dialami negara-negara di Timur Tengah.

Pasukan NATO telah menembak jatuh rudal balistik yang disebut ditembakkan dari Iran sebanyak empat kali. Aliansi itu pun kemudian mengerahkan baterai rudal Patriot baru di pangkalan udara Incirlik di Turki selatan.

"Iran menyebarkan teror dan kekacauan, dan Anda merasakannya dengan jelas di sini di Turki," kata Rutte kepada wartawan pada hari Rabu (22/4) saat berkunjung ke perusahaan elektronik pertahanan terbesar Turki, Aselsan.

"Dalam beberapa minggu terakhir, NATO telah berhasil mencegat rudal balistik yang menuju Turki dari Iran dalam empat kesempatan terpisah," ujarnya, dilansir kantor berita AFP, Rabu (22/4/2026).

"NATO siap menghadapi ancaman seperti itu dan akan selalu melakukan apapun yang diperlukan untuk membela Turki dan semua negara lain. Dan kita tidak bisa melakukannya sendiri," tambahnya.

Kunjungan Rutte ini dilakukan menjelang KTT NATO yang akan diadakan di Ankara, Turki pada bulan Juli mendatang.

Memuji kemajuan yang telah dicapai Turki di bidang pertahanan, Rutte mengatakan: "Kita dapat belajar banyak dari apa yang dilakukan Turki di sini".

"Ini diperlukan karena kita hidup di dunia yang lebih berbahaya... dan itu berarti kita membutuhkan pertahanan yang kuat untuk melindungi keamanan kita," imbuhnya.

Rutte mengatakan: "Turki telah mengalami revolusi industri pertahanan. Saya benar-benar dapat mengatakan itu adalah revolusi dalam beberapa tahun terakhir".

Kepala NATO tersebut dijadwalkan bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Simak juga Video 'Trump Sebut NATO "Macan Kertas", Sinyal Amerika Keluar dari Aliansi?':

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait