Kepala Humas RS Fatmawati, Atom Kadam mengatakan sampai saat ini belum ada TPS yang didirikan baik untuk karyawan setempat maupun pasien yang dirawat. Begitu pun dengan TPS keliling yang diperuntukan khusus buat pasien yang tidak bisa meninggalkan tempat tidur.
Berdasarkan data di RS Fatmawati, ada sekitar 300 pasien. Sedangkan karyawan yang bekerja pada hari pemilihan presiden sebanyak 200 orang.
"Hingga kiniย KPU setempat belum memberitahukan terkait tehnis pencoblosan di rumah sakit," kata Atom saat dihubungi wartawan, Selasa (7/7/2009).
Dia mengakui, banyak karyawan dan pasien yang tidak dapat memberikan hak pilihnya pada Pileg 9 April 2009. Ketika itu pasien dan karyawan diminta untuk mencoblos di luar wilayah rumah sakit, tepatnya di Jalan Lebak Bulus II yang jaraknya 500 meter dari RS Fatmawati.
Padahal, pasien tidak mungkin meninggalkan lokasi rumah sakit. Hal ini berbeda dengan Pemilu 2004 lalu yang disediakan TPS khusus baik untuk pasien maupun karyawan.
"Pasien dan karyawan banyak yang menanyakan hak pilihnya," kata dia.
(asp/aan)











































