"Terhadap itu semua, saya sangat bersyukur, sangat lega. Karena apa, saya ingin pemilihan umum baik pileg dan pilpres benar-benar berlangsung secara langsung umum bebas dan rahasia serta jujur dan adil, aman tertib dan lancar," papar SBY saat jumpa pers di kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (6/7/2009).
Menjelang pilpres ini, SBY merasa dituduh berbuat kecurangan oleh lawan politiknya. Hal yang sama juga dialaminya saat pilpres 2004 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika 2004 lalu, saya juga melihat hal yang tidak wajar, saya kira masih ingat saat itu mengenai netralitas," jelasnya.
Untuk itu, SBY menyambut baik putusan MK tersebut. Capres Partai Demokrat ini tidak ingin apa yang dirasakannya saat itu, dialami juga oleh pihak lain.
SBY berharap supaya semua pihak menghormati MK ini yang dinilainya merupakan sebuah jalan keluar yang cerdas dan tepat. SBY juga akan segera memerintahkan kepada jajarannya agar dapat mendukung putusan MK.
"Besok saya perintahkan ke seluruh jajaran, saya ingin bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.
(mok/fiq)











































